MANCHESTER – Bintang baru kelas featherweight asal Inggris, Lerone Murphy, akhirnya angkat bicara setelah menjalani salah satu ujian terberat dalam kariernya melawan petarung tak terkalahkan, Movsar Evloev. Dalam sebuah pernyataan yang penuh refleksi namun sarat determinasi, Murphy menilai bahwa hasil akhir pertarungan tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan apa yang terjadi di dalam oktagon.
Pertarungan yang mempertemukan dua gaya bertarung elit ini memang menyajikan tensi tinggi sejak ronde pertama. Murphy, yang dikenal dengan serangan striking yang tajam, harus meladeni permainan gulat yang sangat disiplin dari Evloev. Meski juri memberikan keputusan yang memihak lawan, Murphy mengaku tetap menikmati setiap momen adu strategi tersebut.
“Saya menikmati setiap detiknya. Saya yakin saya sudah melakukan cukup untuk memenangkan tiga ronde pertama, tetapi pertandingannya memang ketat,” ujar petarung berjuluk The Miracle tersebut saat merenungkan jalannya laga.
Kekecewaan Murphy sedikit terasa saat ia membahas bagaimana poin akhir dihitung. Menurutnya, dominasi yang ia tunjukkan di awal laga seharusnya memberinya posisi yang lebih menguntungkan di mata juri. “Paling buruk, hasil imbang dengan pengurangan poin. Movsar bertarung dengan cerdas dan memberi saya sangat sedikit kesempatan. Saya akui, saya bisa saja menciptakan lebih banyak kekacauan di sana,” tambahnya mengevaluasi penampilannya.
Kekalahan ini memang menjadi noda tipis dalam rekor gemilang Murphy, namun alih-alih meratapi hasil tersebut, ia justru merasa semakin termotivasi. Baginya, urusan dengan Evloev belum benar-benar selesai. Murphy mengisyaratkan bahwa ia ingin membuktikan kemampuannya sekali lagi di masa depan.
Menutup pernyataannya, Murphy mengirimkan pesan tantangan yang jelas kepada sang rival. "Lakukan lagi suatu hari nanti… Aku akan kembali untuk membalas dendam,” tegas Murphy dengan penuh percaya diri.
Kini, para penggemar MMA menanti langkah selanjutnya dari Lerone Murphy. Apakah ia akan segera kembali ke jalur kemenangan melawan penantang sepuluh besar lainnya, ataukah UFC akan langsung menjadwalkan laga ulang yang sangat dinantikan ini? Satu yang pasti, semangat Murphy untuk berada di puncak divisi featherweight tetap tidak tergoyahkan. (*)
Editor : Indra Zakaria