LAS VEGAS – Sang "Stylebender" akhirnya memecah kesunyian. Setelah hasil mengecewakan yang mengguncang jagat MMA, mantan penguasa kelas menengah UFC, Israel Adesanya, mengunggah pesan emosional melalui akun media sosial pribadinya. Unggahan ini menjadi pernyataan perdana Adesanya yang ditunggu-tunggu oleh jutaan penggemarnya di seluruh dunia setelah ia dipaksa mengakui keunggulan lawannya di oktagon.
Dalam pesan singkat namun sarat makna tersebut, Adesanya secara terbuka mengakui beban mental yang ia rasakan. Ia memahami betapa sulit bagi para pendukung setianya melihat sang idola tumbang, namun ia menegaskan bahwa rasa sakit tersebut jauh lebih hebat dirasakan oleh dirinya sendiri sebagai petarung yang berada di titik terendah.
"Aku tahu sulit bagi orang-orangku melihatku jatuh. Aku berjanji pada kalian, ini jauh lebih sulit bagiku," tulis Adesanya pada Senin (30/3).
Meskipun harus menelan pil pahit, petarung asal Nigeria-Selandia Baru ini menunjukkan mentalitas jawara yang belum padam. Menggunakan istilah populer di dunia gaming, Adesanya menyatakan kesiapannya untuk bangkit kembali. Ia menegaskan bahwa kekalahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan titik balik untuk melakukan pengaturan ulang dan kembali ke jalur perburuan gelar.
"Terlepas dari itu, kita respawn dan mulai lagi," tegasnya menutup unggahan tersebut.
Pernyataan ini seolah menjadi sinyal kuat bagi para pesaing di divisi kelas menengah bahwa Adesanya belum siap untuk menepi. Meski usianya kini tak lagi muda, tekad untuk memperbaiki catatan rekor dan kembali ke performa puncaknya tetap menjadi misi utama. Kini, para penggemar menantikan langkah strategis apa yang akan diambil tim manajemen Adesanya untuk mengembalikan sang mantan juara ke takhta tertingginya dalam waktu dekat. (*)
Editor : Indra Zakaria