Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Curtis Blaydes Sebut Josh Hokit "KW" Colby Covington: Cuma Buang-buang Waktu!

Indra Zakaria • Sabtu, 11 April 2026 - 16:28 WIB
Curtis Blaydes
Curtis Blaydes

 MIAMI – Tensi panas menjelang UFC 327 tidak hanya terjadi di partai utama. Curtis Blaydes, penantang papan atas kelas berat, akhirnya angkat bicara mengenai calon lawannya, Josh Hokit. Alih-alih terpancing emosi, Blaydes justru memberikan respons dingin terhadap serangkaian aksi "gila" yang dipamerkan Hokit selama pekan pertarungan di Miami.

Sejak menginjakkan kaki di UFC, Josh Hokit dikenal dengan persona ala pegulat profesional yang provokatif. Mulai dari mencoba memicu keributan dengan Jiri Prochazka di lobi hotel hingga mengejek Carlos Ulberg, Hokit tampak haus akan perhatian. Namun, bagi Blaydes, semua itu hanyalah konten murahan.

"Saya tidak ingin bertemu dengannya. Jujur saja, dia hanya ingin potongan klip video. Dia ingin orang-orang melihatnya berani mencaci Jiri, karena dia tahu Jiri adalah profesional yang tidak akan menghajarnya di lobi hotel. Saya pun sama. Meladeni dia sebelum hari Sabtu adalah buang-buang waktu," tegas Blaydes saat media day UFC 327.

Baca Juga: UFC 327: Josh Hokit Curi Panggung di Sesi Timbang Badan, Tantang Curtis Blaydes dengan Aksi Nyeleneh!

Sebut Hokit Tak Punya Skill

Blaydes menilai perilaku Hokit hanyalah tiruan buruk dari bintang UFC lainnya, Colby Covington. Bedanya, menurut Blaydes, Covington memiliki kemampuan gulat dan serangan yang mumpuni untuk mendukung mulut besarnya.

"Dia mencoba memerankan karakter Colby Covington. Tapi saya harus akui, Colby itu sebenarnya petarung yang bagus. Sedangkan Hokit? Dia tahu dia tidak akan dibayar mahal berdasarkan kemampuannya di dalam oktagon, jadi dia memilih menjadi 'si gila' agar tetap relevan. Dia sadar tidak akan menang, jadi dia berpikir, 'Bagaimana cara tetap di UFC? Oh, saya akan jadi pelawak saja'," sindir Blaydes.

Baca Juga:  Jiri Prochazka Buka Suara: Sebut Omongan Ankalaev "Omong Kosong" dan Puji Rasa Lapar Alex Pereira

Melihat aspek teknis, petarung peringkat 5 besar ini tidak melihat Hokit sebagai ancaman serius. Blaydes bahkan merasa heran mengapa UFC menjadwalkan petarung peringkat atas sepertinya melawan pendatang baru yang baru mengantongi rekor 2-0 di UFC.

"Dia itu versi kecil dari Jailton Almeida. Dia hanya ingin bergulat, dia tidak percaya pada tangannya sendiri. Sulit menjadi kelas berat bertubuh kecil jika Anda tidak punya pukulan yang mematikan. Saya rasa UFC memberikan dia kepada saya karena mereka sebenarnya tidak terlalu suka dengannya dan ingin saya membungkamnya," ujar Blaydes.

Menghadapi konferensi pers yang diprediksi akan penuh cacian dari Hokit, Blaydes berjanji tidak akan memberikan apa yang diinginkan lawannya: sebuah momen viral. "UFC silakan ambil saja mikrofon saya. Saya tidak akan merespons. Dia ingin momen viral seperti McGregor. Saya tidak akan memberikannya. Saya akan tampil sangat, sangat membosankan (dry) di sana. Saya baru akan bekerja saat kami mengunci pintu oktagon Sabtu nanti," pungkasnya.

Duel antara sang veteran yang dingin, Curtis Blaydes, melawan si mulut besar Josh Hokit akan menjadi salah satu daya tarik utama di laga pendukung UFC 327. Apakah "Toaster Strudel" milik Hokit benar-benar bisa memanggang Blaydes, ataukah ini menjadi akhir dari sensasi sang pendatang baru? (*)

Editor : Indra Zakaria
#josh hokit #curtis blaydes