MIAMI – Kejutan besar terjadi di UFC 327. Belum juga keringatnya mengering usai menumbangkan Curtis Blaydes, prospek kelas berat Josh Hokit (9-0) resmi dijadwalkan kembali bertarung pada 14 Juni mendatang dalam ajang UFC White House.
Proses kesepakatan pertarungan ini tergolong sangat unik, bahkan untuk standar UFC. CEO UFC, Dana White, mengungkapkan bahwa laga antara Hokit dan raja knockout veteran, Derrick Lewis, lahir berkat campur tangan langsung dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam konferensi pers pasca-pertarungan di Miami, White menceritakan kronologi di balik layar. Semuanya bermula ketika Trump bertanya kepadanya mengapa "The Black Beast" (julukan Derrick Lewis) tidak masuk dalam daftar petarung di ajang spesial Gedung Putih tersebut. "Sekitar satu jam sebelum kemenangan Hokit, Presiden (Trump) bertanya kepada saya, 'Kenapa Derrick Lewis tidak ada di kartu White House?'. Saya jawab, 'Beri saya lima menit,'" ujar White.
White segera menghubungi Lewis. Setelah percakapan singkat yang diwarnai candaan khas Lewis tentang "politik" yang menjauhkannya dari kartu tersebut, Lewis menyatakan kesiapannya untuk bertarung sebagai bentuk penghormatan kepada sang Presiden.
Kesepakatan di Dalam Ambulans
Masalah berikutnya adalah mencari lawan yang sepadan. Saat itulah Josh Hokit baru saja menyelesaikan duel sengitnya melawan Blaydes yang dinobatkan sebagai Fight of the Night. Mendengar komentar Joe Rogan di siaran langsung yang menyarankan Hokit masuk ke kartu White House, White langsung bergerak cepat.
"Saya meminta (matchmaker) Mick Maynard untuk mengeceknya ke belakang. Saat itu Hokit sedang dimasukkan ke dalam ambulans, dan dia langsung berkata 'Ya'," ungkap White. Sebelum kemenangan impresifnya atas Blaydes, Dana White mengakui bahwa dirinya bukan penggemar berat Hokit karena persona dan wawancaranya yang dianggap terlalu banyak gimik (schtick). Namun, performa dominan Hokit melawan petarung peringkat 5 dunia telah mengubah segalanya.
"Dia membuktikan kata-katanya malam ini," tegas White. "Saya tidak suka orang yang hanya bicara besar, tapi dia menunjukkan respek lewat aksinya di dalam Octagon. Anda tidak akan mendengar kritik lagi dari saya soal dia." Dengan bergabungnya Lewis dan Hokit, kartu UFC White House kini menjadi salah satu event paling dinantikan tahun ini, mempertemukan kekuatan legendaris dengan momentum bintang baru yang sedang naik daun. (*)
Editor : Indra Zakaria