PROKAL.CO– Bintang UFC yang sedang naik daun, Joaquin Buckley, membuat pernyataan mengejutkan mengenai rencana pengembangan kariernya di kelas welter. Alih-alih menyimpan dendam, Buckley justru menyatakan keinginan kuatnya untuk berlatih tanding dan belajar langsung di bawah bimbingan mantan juara dominan, Kamaru Usman.
Langkah ini dianggap tidak biasa bagi banyak petarung, namun bagi Buckley, ini adalah strategi logis untuk mencapai level tertinggi. Ia menjelaskan bahwa tujuannya berlatih dengan Usman bukan sekadar untuk meningkatkan kemampuan fisik, melainkan untuk membedah insting dan visi bertarung yang dimiliki oleh pria yang pernah mengalahkannya di dalam oktagon tersebut.
Buckley mengungkapkan bahwa motivasi utamanya adalah untuk memahami perspektif lawan dari sudut pandang teknis yang sangat spesifik. Ia ingin mengetahui rencana permainan yang digunakan Usman saat menghadapinya, serta mencari tahu celah atau kelemahan dalam dirinya yang mungkin terbaca jelas oleh Usman namun luput dari pengamatannya sendiri selama ini.
Dengan mempelajari detail-detail kecil tersebut langsung dari sumbernya, Buckley berharap dapat menutup setiap celah dalam gaya bertarungnya. Baginya, belajar dari sosok yang telah menguji batas kemampuannya adalah cara tercepat untuk memastikan bahwa lawan-lawannya di masa depan tidak akan bisa mengeksploitasi kelemahan yang sama. Ambisi ini menunjukkan kematangan mental Buckley yang lebih memilih untuk menyerap ilmu dari sang rival demi berevolusi menjadi petarung yang lebih sempurna di masa depan. (*)
Editor : Indra Zakaria