PROKAL.CO- Ketegangan di kasta tertinggi kelas ringan UFC kembali memanas setelah penantang utama, Arman Tsarukyan, memberikan respons menohok terhadap klaim berani dari juara kelas bulu, Ilia Topuria. Topuria sebelumnya sesumbar bahwa dirinya adalah orang pertama yang mampu memaksa sang raja pound-for-pound, Islam Makhachev, melakukan tap out atau menyerah melalui kuncian (submission).
Mendengar pernyataan tersebut, Tsarukyan yang dikenal sebagai rival sengit Makhachev justru menganggap klaim tersebut tidak realistis. Bagi Tsarukyan, meski Topuria memiliki kemampuan grappling yang solid, mengunci Makhachev adalah misi yang hampir mustahil dilakukan oleh siapa pun di dunia saat ini.
"Dia (Topuria) punya peluang lebih besar untuk memukul KO Islam daripada melakukan submission padanya. Saya rasa, bahkan Khabib Nurmagomedov pun tidak akan bisa memaksa Islam menyerah," tegas Tsarukyan dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Pernyataan Tsarukyan ini menarik perhatian besar karena ia membawa nama sang legenda, Khabib Nurmagomedov, ke dalam perdebatan. Sebagaimana diketahui, Khabib adalah mentor sekaligus rekan latih tanding utama Makhachev selama bertahun-tahun. Dengan menyebut bahwa sang "The Eagle" pun akan kesulitan mengunci Makhachev, Tsarukyan ingin menekankan betapa tingginya level pertahanan grappling yang dimiliki petarung asal Dagestan tersebut.
Meski Tsarukyan sendiri berambisi untuk merebut sabuk juara dari tangan Makhachev dalam laga ulang yang sangat dinantikan, ia tetap memberikan apresiasi objektif terhadap kemampuan teknis sang juara bertahan. Menurutnya, Topuria mungkin memiliki kekuatan pukulan yang bisa mengejutkan siapa saja, namun jika bicara soal pertarungan di lantai (ground game), Makhachev berada di level yang berbeda.
Persaingan segitiga antara Makhachev, Tsarukyan, dan Topuria ini diprediksi akan menjadi narasi utama di UFC sepanjang tahun 2026. Sementara Topuria terus mengincar status double champ, Tsarukyan tetap fokus pada tujuannya untuk membuktikan bahwa dialah satu-satunya orang yang paling pantas menjatuhkan dominasi Islam Makhachev di oktagon.(*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co