Ketegangan antara dua petarung papan atas UFC, Khamzat Chimaev dan Sean Strickland, kembali menyeruat ke permukaan setelah keduanya membeberkan testimoni yang bertolak belakang mengenai pertemuan mereka di sasana. Meski sempat berlatih bersama di Xtreme Couture, Las Vegas, kedua petarung ini ternyata menyimpan pandangan yang sangat berbeda mengenai etos kerja dan mentalitas satu sama lain.
Sean Strickland, mantan juara kelas menengah yang dikenal dengan gaya bicaranya yang tanpa filter, menyebut ada perbedaan mendasar secara "genetik" dan mental antara dirinya dengan Chimaev. Menurut Strickland, Chimaev memiliki kecenderungan untuk memilih lawan latihan yang lebih lemah demi memuaskan egonya sebagai seorang perundung di dalam gym.
"Saya dan dia adalah dua jenis keturunan yang berbeda. Benar-benar pria yang secara fundamental berbeda," ujar Strickland. "Khamzat mungkin akan memilih pria yang kemampuannya biasa saja, menghajarnya habis-habisan hanya agar dia bisa berjalan pergi dan berkata, 'Saya Jamal, saya seorang perundung. Saya baru saja menghajar orang ini.'"
Di sisi lain, Khamzat "Borz" Chimaev tidak tinggal diam. Ia justru menuduh Strickland sengaja menghindarinya saat jadwal latihan bersama sudah ditentukan. Chimaev menceritakan momen ketika koordinasi di grup pesan singkat tidak berjalan mulus karena menurutnya Strickland sengaja berpindah lokasi demi menghindari konfrontasi fisik dengannya.
"Strickland tidak suka berlatih dengan saya. Kami punya grup chat—mereka bilang kami akan latihan di Xtreme. Saya pergi ke Xtreme, tapi dia malah pergi ke UFC PI," ungkap Chimaev. "Dia membuat video di Xtreme (setelah saya pergi), lalu saya pulang. Kemudian dia mulai bicara. Saya tidak tahu kenapa—mungkin dia marah karena saya pernah mengalahkannya di gym sekali waktu."
Perselisihan ini menambah panjang daftar perseteruan "sparing" yang bocor ke publik, mempertegas rivalitas panas antara dua petarung yang sama-sama memiliki basis penggemar besar ini. Bagi para penggemar, pengakuan Chimaev soal pernah "mengalahkan" Strickland di sesi latihan menjadi bumbu penyedap yang membuat potensi pertarungan keduanya di dalam oktagon semakin dinantikan. (*)
Editor : Indra Zakaria