NEWARK – Suasana sesi timbang badan UFC 328 berubah menjadi ajang caci maki yang sangat brutal. Sean Strickland, sang juara bertahan kelas menengah, meledak dalam kemarahan setelah serangkaian insiden yang melibatkan penantangnya, Khamzat Chimaev.
Ketegangan yang sudah memuncak sejak konferensi pers sehari sebelumnya pecah saat keduanya bertemu kembali di panggung. Strickland, yang dikenal dengan gaya bicaranya yang tanpa filter, melontarkan kata-kata yang sangat kasar dan menghina setelah mengklaim bahwa Chimaev mencoba melakukan tindakan curang saat mereka berhadapan.
Kemarahan Strickland semakin menjadi-jadi menyusul laporan bahwa Chimaev mengalami kendala dalam memenuhi batas berat badan yang ditentukan (missed weight). Bagi Strickland, hal ini adalah bentuk ketidakprofesionalan yang tak termaafkan dari seorang petarung kelas dunia.
"Pengecut ini mencoba menendang selangkanganku seperti pecundang. Bajingan ini bahkan tidak berhasil mencapai berat badan. Dasar tukang selingkuh (curang)!" teriak Strickland di depan kerumunan penonton yang riuh.
Tidak berhenti di situ, Strickland yang tampak sangat emosional terus menghujani Chimaev dengan makian yang menyerang ranah pribadi dan keluarga. Ia seolah tidak peduli dengan kamera yang menyorot dan terus meluapkan kekesalannya tepat di depan wajah sang rival.
Perseteruan ini kini dianggap sebagai salah satu yang paling "kotor" dan penuh kebencian dalam sejarah UFC. Serangan personal yang diluncurkan Strickland menunjukkan bahwa pertarungan besok bukan lagi sekadar perebutan sabuk juara, melainkan upaya penyelesaian dendam pribadi yang sangat dalam.
Meskipun Chimaev gagal memenuhi berat badan, pihak UFC dikabarkan tetap mengupayakan agar laga utama ini berjalan dengan sejumlah penyesuaian kontrak. Namun, bagi para penggemar, drama di sesi timbang badan ini telah memastikan satu hal: pertarungan di dalam oktagon nanti akan berlangsung sangat brutal dan penuh emosi yang meledak-ledak. (*)
Editor : Indra Zakaria