PROKAL.CO- Juara dunia kelas bulu (featherweight) UFC, Ilia Topuria, kembali melontarkan pernyataan menarik terkait batalnya wacana megaduel melawan raja kelas ringan (lightweight), Islam Makhachev. The Matador mengaku telah mengubah pandangannya dan tidak lagi menganggap petarung asal Dagestan tersebut sengaja menghindar darinya.
Sebaliknya, Topuria kini meyakini bahwa pihak promotor, yaitu UFC sendiri, yang menjadi dalang utama di balik tidak terwujudnya bentrokan antar-juara tersebut. Menurutnya, UFC sengaja menahan diri dan enggan menyusun jadwal untuk mempertemukan kedua petarung terbaik ini di dalam oktagon.
"Saya tidak berpikir pertarungan ini tidak terjadi karena kesalahan [Islam]. Saya benar-benar percaya bahwa UFC-lah yang tidak ingin mewujudkannya," ungkap Ilia Topuria. Spekulasi mengenai duel super (superfight) antara Topuria dan Makhachev memang telah lama berembus kencang, terutama setelah Topuria terus mendominasi kelas bulu. Pertemuan keduanya dinilai sebagai salah satu skenario terbesar dalam sejarah MMA, mengingat keduanya memegang sabuk juara di divisi masing-masing.
Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen UFC yang dipimpin oleh Dana White. Banyak pengamat menilai pihak UFC mungkin memiliki pertimbangan bisnis lain, atau ingin memastikan kedua petarung menyelesaikan kewajiban mempertahankan gelar di divisi mereka masing-masing terlebih dahulu sebelum dipertemukan dalam satu panggung yang sama.(*)
Editor : Indra Zakaria