Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dapat Sambutan Bak Raja, Conor McGregor Lepas Paksa Kacamata Max Holloway Jelang Rematch UFC 329!

Redaksi Prokal • Sabtu, 11 Juli 2026 | 01:21 WIB
Conor McGregor
Conor McGregor

LAS VEGAS — Aura kebintangan Conor McGregor terbukti belum pudar. Petarung berjuluk The Notorious tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para penggemar saat melakukan sesi face-off yang super panas melawan Max Holloway di T-Mobile Arena, Las Vegas, Sabtu waktu setempat.

Alih-alih dicemooh karena rentetan kontroversinya, McGregor justru disambut gemuruh sorak-sorai penonton saat dirinya maju dan secara agresif melepas paksa kacamata hitam yang dikenakan Holloway, lalu melemparkannya ke lantai panggung. Sebaliknya, Holloway yang menjadi korban provokasi justru mendapat sorakan booing dari penonton yang memadati arena.

Tensi yang terlanjur mendidih membuat pihak keamanan harus bergerak cepat memisahkan kedua petarung sebelum situasi berubah menjadi baku hantam lebih awal.

Comeback Penuh Pertanyaan dan Pembuktian

Laga di UFC 329 ini menjadi momen pembuktian krusial bagi petarung asal Irlandia berusia 37 tahun tersebut. Ini adalah penampilan perdana McGregor di dalam oktagon sejak menderita cedera patah kaki parah saat kalah dari Dustin Poirier pada tahun 2021 silam.

Absen selama lima tahun, kehidupan McGregor justru lebih banyak diwarnai kontroversi di luar ring—mulai dari kasus hukum di pengadilan hingga masalah tes obat-obatan (anti-doping) yang terlewat. Tak heran jika banyak kritikus yang mempertanyakan apakah petarung veteran ini masih layak mendapatkan panggung utama di UFC.

Namun, riuh penonton di Las Vegas akhir pekan ini seolah membungkam semua keraguan tersebut. Jiwa magnet hiburan dunia MMA masih dipegang erat oleh McGregor.

Pamer Dua Sabuk Juara Bersejarah

Usai dilerai oleh petugas keamanan, McGregor langsung melakukan aksi teatrikal yang membakar semangat para pendukungnya. Ia mengangkat tinggi-tinggi dua sabuk juara UFC replika yang dihiasi warna bendera Irlandia.

Aksi ini menjadi pengingat bagi dunia tentang status legendarisnya sebagai petarung pertama dalam sejarah UFC yang mampu memegang dua gelar juara dunia di kelas berbeda secara bersamaan (simultaneous two-weight world champion), yaitu kelas bulu pada 2015 dan kelas ringan pada 2016.

Pesan Menyentuh di Balik Aksi Garang

Meski tampil beringas dan provokatif di atas panggung, McGregor menunjukkan sisi emosionalnya saat memberikan pernyataan terkait kembalinya ia ke dunia petarungan profesional. "Saya sangat bersemangat untuk menunjukkan apa yang bisa dilakukan oleh keteguhan hati, keinginan, dan dedikasi seorang manusia," ujar McGregor.

"Terlepas dari semua rintangan yang ada, kita bisa mengatasinya. Jangan pernah menjadi korban dari keadaanmu, lawan dan atasi itu semua. Saya akan menunjukkan kepada dunia bahwa kalian juga bisa melakukan hal yang sama."  Pertarungan ini bukan sekadar rematch 13 tahun lalu saat McGregor mengalahkan Holloway di tahun 2013, melainkan sebuah panggung besar apakah sang ikon UFC bisa bangkit dari keterpurukan atau justru tenggelam oleh ambisinya sendiri. (*)

Editor : Indra Zakaria
#conor mcgregor