LAS VEGAS — Belum juga melepaskan sarung tinjunya di UFC 329, Conor McGregor sudah melempar bom spekulasi yang mengguncang dunia MMA. Petarung berjuluk The Notorious itu secara terang-terangan membidik sabuk juara kelas welter (Welterweight) yang saat ini dipegang oleh Islam Makhachev.
McGregor berambisi mengukir tinta emas baru sebagai petarung pertama dalam sejarah UFC yang mampu merengkuh gelar juara di tiga divisi berbeda (triple champion).
Ambisi besar ini diungkapkan langsung oleh petarung berusia 37 tahun tersebut di sela-sela persiapannya. Bagi McGregor, melangkah ke kelas welter dan merebut sabuk juara bukan sekadar taktik, melainkan sebuah narasi legendaris yang harus ia selesaikan. "OG champ-champ yang mengejar triple crown terdengar seperti cerita yang luar biasa bagiku," tegas McGregor dengan percaya diri yang meluap-luap.
Baca Juga: Dapat Sambutan Bak Raja, Conor McGregor Lepas Paksa Kacamata Max Holloway Jelang Rematch UFC 329!
Menghidupkan Kembali Rivalitas Klasik
Pernyataan McGregor ini langsung memicu kehebohan luar biasa di kalangan penggemar. Jika duel ini benar-benar terwujud, maka UFC akan menyajikan salah satu narasi rivalitas terbesar yang melibatkan kelanjutan perseteruan legendaris antara McGregor dan kubu Dagestan.
Islam Makhachev adalah penerus sekaligus sahabat dekat dari rival abadi McGregor, Khabib Nurmagomedov. Menantang Makhachev di kelas welter tidak hanya menjadi jalan McGregor menuju status triple crown, tetapi juga misi personal untuk menuntaskan dendam kekalahannya dari Khabib pada tahun 2018 silam.
McGregor memang sudah tidak asing dengan urusan mencetak sejarah. Pada tahun 2016, ia menjadi petarung pertama di UFC yang memegang dua sabuk juara secara bersamaan (kelas bulu dan kelas ringan). Meskipun dalam beberapa tahun terakhir kariernya sempat meredup akibat cedera parah dan rentetan kontroversi di luar oktagon, visi McGregor untuk menjadi yang terbaik tidak pernah surut.
Meski begitu, jalan menuju laga impian ini tentu tidak akan mudah. Banyak pihak menilai McGregor harus membuktikan diri terlebih dahulu di laga kembalinya melawan Max Holloway di UFC 329 sebelum ia bisa menuntut laga perebutan gelar melawan sang raja baru kelas welter, Islam Makhachev. (*)
Editor : Indra Zakaria