LAS VEGAS – Panggung UFC 329 tidak hanya menyisakan luka bagi Conor McGregor, tetapi juga menjadi tempat pembuktian kejeniusan taktik bagi bintang asal Inggris, Paddy Pimblett. Petarung yang akrab disapa The Baddy ini sukses membuat Benoit Saint Denis tak sadarkan diri di dalam oktagon lewat performa yang sangat dominan.
Usai laga, Pimblett secara terbuka mengungkapkan rasa heran sekaligus tidak percaya dengan strategi bertarung yang diterapkan oleh Saint Denis. Menurut Pimblett, permainan petarung Prancis itu sangat mudah dibaca dan sama sekali tidak memiliki variasi baru.
"Aku secara harfiah bilang apa yang bakal aku lakuin minggu ini dan dia tetap nge-shot in (mencoba melakukan takedown). Empat pertarungannya terakhir dalam 20 detik dia lempar high kick dan backhand lalu nge-shot in, jadi aku tahu itu bakal datang," cetus Paddy Pimblett dengan gaya bicaranya yang blak-blakan.
Pimblett mengaku sudah membaca seluruh pola serangan Saint Denis sejak jauh-jauh hari melalui analisis rekaman pertandingan. Prediksinya terbukti akurat 100 persen di atas matras. Saat Saint Denis melakukan pergerakan yang persis sama seperti laga-laga sebelumnya, Pimblett dengan sigap mengantisipasinya hingga berhasil mengunci dan menidurkan sang lawan.
Kemenangan impresif ini semakin melambungkan nama Paddy Pimblett di jajaran kelas ringan UFC. Dengan kemampuannya yang tidak hanya lihai dalam sesumbar di luar ring tetapi juga terbukti taktis di dalam oktagon, The Baddy kini menjelma menjadi ancaman nyata yang wajib diwaspadai oleh para petarung elite lainnya. (*)
Editor : Indra Zakaria