PROKAL.CO- Kepulangan Conor McGregor ke dalam oktagon di UFC 329 pada 11 Juli lalu memang menyisakan mimpi buruk yang instan. Bertanding dalam laga ulang yang sangat dinantikan melawan mantan juara kelas bulu sekaligus pemegang sabuk BMF, Max Holloway, pertarungan "The Notorious" justru hancur berantakan sesaat setelah bel tanda dimulainya ronde pertama berbunyi.
Begitu laga dimulai, McGregor langsung berlari menerjang sang lawan dan melompat untuk melepaskan teknik jumping switch kick. Sial bagi pria berusia 37 tahun tersebut, ia mendarat dengan posisi kaki kanan yang sangat canggung dan langsung terjatuh ke kanvas oktagon.
McGregor sempat terjatuh dua kali lagi—sekali saat mencoba melepaskan tendangan, dan kemudian saat melayangkan pukulan—sebelum akhirnya wasit memutuskan untuk menghentikan laga setelah melihat sang petarung tak lagi mampu bertumpu pada kakinya.
Tuntut Pembatalan Taruhan dan Status Laga
Meskipun detail spesifik serta tingkat keparahan cedera kaki yang dideritanya baru akan diketahui setelah hasil pemindaian medis keluar pada hari Kamis ini, McGregor tampaknya sudah mengambil langkah hukum dan diplomasi di luar oktagon.
Melalui unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya, bintang terbesar dalam sejarah MMA ini menuntut agar otoritas terkait mengubah hasil pertarungan tersebut. "Beberapa catatan: 1. Saya akan mendapatkan hasil pemindaian kaki saya besok. 2. Pertarungan ini seharusnya dinyatakan sebagai No Contest (tidak ada pemenang) dan semua uang taruhan harus dikembalikan kepada para pemasang," tulis McGregor tegas.
Kontroversi Baru di Jagat MMA
Tuntutan McGregor agar laga tersebut dianulir menjadi No Contest dipastikan akan memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat dan penggemar olahraga tarung. Pasalnya, cedera yang dialami McGregor terjadi akibat kesalahannya sendiri saat mendarat (self-sustained injury), bukan karena benturan atau serangan langsung dari Max Holloway.
Secara regulasi resmi, situasi seperti ini biasanya sah dinyatakan sebagai kemenangan TKO bagi pihak lawan. Namun, dengan pengaruh raksasa yang dimiliki McGregor di industri ini, permintaannya untuk mengembalikan semua uang taruhan para penggemar dipastikan akan memberikan tekanan tersendiri bagi pihak promotor dan rumah taruhan global. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co