Dricus du Plessis Hancurkan Ambisi Kamaru Usman di UFC OKC 2026

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 12:19 WIB
Pukulan kanan Dricus mendarat telak di kepala Kamaru Usman.
Pukulan kanan Dricus mendarat telak di kepala Kamaru Usman.

 
OKLAHOMA CITY — Gelaran UFC Fight Night di Oklahoma City akhir pekan ini terasa seperti sebuah panggung di "Tanah Tak Bertuan". Diselenggarakan hanya berselang satu minggu setelah badai atensi Conor McGregor di UFC 329, ajang yang berlangsung di Paycom Center ini menjadi tempat pembuktian bagi dua mantan jawara yang posisinya sedang terombang-ambing di daftar peringkat UFC: mantan penguasa kelas menengah asal Afrika Selatan, Dricus du Plessis, dan mantan raja kelas welter, Kamaru Usman.

Laga utama ini menjadi sangat krusial bagi kedua petarung yang seolah sedang berada di ruang tunggu menuju takhta juara. Du Plessis bertarung demi membuktikan diri bahwa ia masih menjadi penantang utama setelah kehilangan sabuk 185 pon miliknya akibat kekalahan telak dari Khamzat Chimaev di UFC 319 pada Agustus 2025 lalu. Sementara bagi Usman, laga ini adalah pertaruhan nekat untuk naik ke kelas menengah setelah frustrasi karena asanya mendapat duel perebutan sabuk kelas welter diabaikan oleh para pencari bakat UFC, meskipun ia sukses menumbangkan Joaquin Buckley 13 bulan yang lalu.

Sebelum laga bergulir, Usman sempat sesumbar bahwa kemenangan atas Du Plessis akan langsung membawanya ke laga perebutan gelar juara kelas menengah melawan Sean Strickland. Petarung berjuluk The Nigerian Nightmare itu berharap bisa mengikuti jejak rekan satu sasana mudanya, Justin Gaethje, yang berhasil membalikkan semua prediksi pasar taruhan untuk menjadi juara baru kelas ringan UFC di tahun 2026 ini.

Namun, pertaruhan divisi bagi petarung berusia 39 tahun itu harus berakhir pahit. Karakteristik fisik Du Plessis yang jauh lebih besar dan kuat terbukti menjadi tembok yang terlalu tebal untuk diruntuhkan. Melalui pertarungan sengit yang berlangsung penuh hingga lima ronde, Du Plessis tampil sangat dominan dan berhasil meredam seluruh strategi bantingan serta serangan atas yang dilancarkan Usman.

Pihak juri akhirnya memberikan kemenangan angka mutlak (Judge's Decision) bagi Dricus du Plessis setelah ronde kelima berakhir. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Usman yang kini harus menelan rekor 21-5-0, sekaligus meredupkan sisa-sisa kejayaannya yang sempat mendominasi kelas welter pada medio 2019-2021 silam.

Dengan hasil dominan ini, Du Plessis (24-3-0) sukses mengamankan posisinya di peringkat atas kelas menengah untuk mengintip kembali peluang perebutan sabuk juara. Di sisi lain, kekalahan ini membuat Kamaru Usman terjebak dalam situasi pelik di sisa karier senjakalanya, terasing di tengah ketatnya persaingan dua divisi yang kini dipenuhi oleh para petarung muda potensial. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Dricus Du Plessis kamaru usman