LOS ANGELES — Panggung kelas Lightweight UFC kembali membara. Laga pendukung utama (co-main event) UFC 331 siap menyajikan bentrokan panas berdurasi lima ronde penuh antara petarung peringkat kedua divisi, Arman Tsarukyan, melawan ancaman baru asal Brasil, Mauricio Ruffy.
Bagi Tsarukyan, kembalinya ia ke Octagon kali ini bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan juga menuntaskan beban masa lalu. Petarung berdarah Armenia-Rusia dengan rekor 23-3 tersebut terakhir kali beraksi di UFC saat menghancurkan Dan Hooker dua ronde langsung pada ajang UFC Qatar.
Meski sempat menjaga kebugarannya dengan berlaga di arena Real American Freestyle (RAF), kepulangannya ke Los Angeles membawa ingatan pahit. Di kota inilah Tsarukyan terpaksa mundur hanya sehari sebelum gelaran UFC 311—keputusan berat yang membuatnya kehilangan tiket emas untuk menantang penguasa divisi, Islam Makhachev.
Kini, alih-alih langsung mendapatkan laga perebutan sabuk, jalan Tsarukyan justru dihadang ujian sangat berbahaya. Mauricio Ruffy (14-2) menjelma menjadi predator paling menakutkan di kelas ringan setelah mencatatkan deretan kemenangan impresif.
Ruffy datang dengan rasa percaya diri tinggi usai merubuhkan mantan penantang gelar Michael Chandler lewat knockout cepat di ronde pertama pada ajang UFC Freedom 250. Sensasi tersebut melengkapi torehan manisnya yang lebih dulu menghentikan perlawanan sengit Rafael Fiziev di UFC 325.
Pertarungan lima ronde ini dipastikan memegang peranan kunci dalam peta persaingan papan atas Lightweight. Apakah Tsarukyan mampu mengamankan kembali jalurnya menuju takhta juara, atau justru Ruffy yang akan memangsa nama besar berikutnya? Semua jawabannya akan terhampar di gelaran UFC 331 musim gugur ini. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co