PROKAL.CO, TENGGARONG – Semarak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sudah terasa di Kecamatan Tenggarong Seberang sejak awal bulan Agustus. Dari lapangan voli hingga pawai pembangunan, warga dari 18 desa ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang bertemu bagi masyarakat dengan latar suku dan budaya yang beragam.
Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang menyiapkan rangkaian kegiatan sepanjang Agustus 2026. Agenda olahraga, gerak jalan, pawai pembangunan hingga kegiatan hiburan dirancang untuk mempererat kebersamaan sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Camat Tenggarong Seberang Sukono mengatakan antusiasme warga terlihat sejak turnamen bola voli putri dimulai pada 1 Agustus. Sebanyak 18 klub ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung hingga 10 Agustus 2026 di halaman Kantor BPU Kecamatan Tenggarong Seberang, Desa Persiapan Sumber Rejo.
"Kegiatan pertama yang kami laksanakan adalah turnamen bola voli putri yang diikuti 18 klub dan berlangsung sejak 1 Agustus hingga 10 Agustus 2026," ujarnya, Jumat (7/8/2026).
Turnamen tersebut menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak menarik perhatian masyarakat. Sukono mengungkapkan, sebelumnya belum pernah ada turnamen tingkat kecamatan yang digelar dengan skala sebesar itu. Sehingga antusiasme membludak.
"Selama ini di tingkat kecamatan belum pernah ada turnamen yang digelar secara besar seperti sekarang, sehingga respons masyarakat luar biasa," katanya.
Setelah turnamen voli berakhir, giliran sepak bola antar desa yang akan digelar. Hingga kini sudah 19 klub mendaftarkan diri dan jumlah peserta masih berpeluang bertambah menjadi 20 klub.
Turnamen sepak bola dijadwalkan dibuka Selasa (11/8/2026) Lapangan Sepak Bola Desa Embalut. Seluruh peserta berasal dari desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang.
Bagi pemerintah kecamatan, rangkaian olahraga tersebut tidak sekadar menjadi hiburan. Kompetisi juga menjadi kesempatan untuk memetakan bibit atlet lokal yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi agenda olahraga di tingkat kabupaten.
"Tujuan kegiatan ini bukan hanya memeriahkan HUT RI, tetapi juga mencari bibit atlet bola voli dan sepak bola dari Kecamatan Tenggarong Seberang," jelas Sukono.
"Nanti jika ada kegiatan tingkat kabupaten, kami sudah memiliki gambaran potensi atlet yang bisa mewakili kecamatan," imbuhnya.
Semangat kebersamaan juga akan dibawa ke lomba gerak jalan dan pawai pembangunan. Lomba gerak jalan disiapkan untuk berbagai jenjang, mulai TK, SD, SMP, SMA hingga kategori umum.
Sementara pawai pembangunan dijadwalkan berlangsung sebelum puncak peringatan 17 Agustus. Kegiatan tetap dipusatkan di wilayah L2 karena hingga kini belum tersedia jalur alternatif yang memungkinkan pengalihan arus lalu lintas jika pelaksanaan dipindahkan ke pusat kecamatan.
Rangkaian peringatan kemudian berlanjut pada 17 Agustus. Selain upacara dan kegiatan peringatan kemerdekaan, pemerintah kecamatan menyiapkan lomba karaoke yang melibatkan seluruh kepala desa bersama istri.
Sebanyak 18 pasangan kepala desa dijadwalkan mengikuti kegiatan tersebut. Sukono menyebut lomba itu sengaja dibuat sebagai ruang rekreasi bagi para kepala desa yang selama ini lebih banyak berkutat dengan urusan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
"Seluruh 18 desa akan mengikuti lomba karaoke pasangan suami istri kepala desa. Kegiatan itu kami buat sebagai sarana refreshing karena selama ini para kepala desa terus bekerja dan jarang memiliki waktu untuk kegiatan santai bersama," tuturnya.
Selain kepala desa, lomba karaoke juga akan digelar untuk ASN di lingkungan Kantor Camat Tenggarong Seberang.
Kemeriahan Agustus belum berhenti sampai di sana. Pemerintah kecamatan juga menyiapkan jalan santai bagi seluruh masyarakat pada akhir Agustus, dengan rencana kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Kukar menyesuaikan agenda keduanya.
Sukono mengatakan seluruh rangkaian kegiatan menjadi momentum penting untuk mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. Tenggarong Seberang memiliki 18 desa dengan masyarakat yang berasal dari beragam suku dan membawa tradisi serta budaya masing-masing.
Keragaman tersebut menjadi modal sosial dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, peringatan HUT RI tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme.
"Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme masyarakat," katanya.
Di sisi lain, geliat kegiatan selama Agustus turut membuka peluang bagi pelaku usaha kecil. Keramaian di lokasi pertandingan dan kegiatan masyarakat menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk membuka lapak dan mendapatkan tambahan penghasilan.
"Kami ingin mendorong pertumbuhan UMKM karena dengan adanya turnamen dan keramaian masyarakat, pelaku usaha kecil dapat membuka lapak dan memperoleh tambahan penghasilan untuk membantu ekonomi keluarga," ujar Sukono.
Ia menyebut kegiatan tingkat kecamatan sepanjang Agustus masih di luar berbagai agenda yang digelar secara mandiri oleh masing-masing desa. Artinya, aktivitas peringatan kemerdekaan berlangsung hampir di seluruh wilayah Tenggarong Seberang.
Pemerintah kecamatan mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung. Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran karena kondisi cuaca yang cukup panas.
"Kami berharap masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama mengikuti maupun menonton seluruh rangkaian kegiatan. Masyarakat juga kami minta tetap waspada terhadap potensi kebakaran karena kondisi cuaca saat ini cukup panas," pungkasnya. (moe)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co