CETAK REKOR TARUHAN TERBESAR! Bilal Hasan Ratakan Lawan 45 Detik & Langsung Diberi Kontrak UFC

Indra Zakaria • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:57 WIB
Bilal Hasan
Bilal Hasan

LAS VEGAS — Kereta popularitas Bilal Hasan makin melaju kencang setelah aksi impresifnya di panggung Dana White's Contender Series (DWCS) 2026 Week 1. Berhadapan dengan petarung asal India, Mridul Saikia, mantan pemegang sabuk juara flyweight CFFC ini sukses membuktikan bahwa predikat unggulan mutlak yang disematkan padanya bukanlah sekadar gertak sambal.

Menjelang laga, petarung berdarah Indonesia ini (9-0) tercatat sebagai favorit taruhan dengan angka fantastis -5000—sebuah rekor angka keunggulan terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan DWCS. Namun bukannya terbeban, petarung berusia 25 tahun itu justru tampil sangat tenang dan menyelesaikan tugasnya dengan cara yang brutal.

Hanya butuh waktu 45 detik bagi Hasan untuk mendaratkan pukulan kanan keras yang membuat Saikia (9-2) langsung tersungkur. Beberapa pukulan susulan di kanvas memaksa wasit dengan cepat menghentikan pertarungan, sekaligus mengunci kemenangan kilat untuk Hasan.

Baca Juga: Bilal Hasan Tumbangkan Mridul Saikia dalam 45 Detik

Aksi dominan tersebut tak hanya membuahkan kontrak resmi dari Ultimate Fighting Championship (UFC), tetapi juga pujian setinggi langit dari CEO UFC, Dana White, yang mengaku sudah tidak sabar melihat debutnya di panggung utama.

Mengenai statusnya yang sangat diunggulkan para bandar, Hasan mengaku hal itu tidak memberinya tekanan tambahan. Ia menyebut bahwa peran sebagai favorit sudah menjadi bagian dari perjalanan karirnya sejak bertarung di level regional.

"Tekanan itu sebenarnya adalah sebuah kebanggaan," ujar Hasan dalam sesi wawancara usai laga. "Beruntungnya, sejak karir regional, saya hampir selalu jadi favorit, jadi saya sudah terbiasa."

Kemenangan ini juga ia persembahkan untuk kedua orang tuanya yang telah banyak berkorban demi karirnya. Hasan berjanji tidak akan menyia-nyiakan perjuangan keluarga dan bertekad mengejar cita-cita menjadi yang terbaik di kelasnya. "Orang tua saya berkorban dan mendukung saya dalam segala hal. Mereka bekerja sangat keras, dan mereka tidak bekerja sekeras itu hanya agar saya menjadi petarung yang biasa-biasa saja. Saya mengincar keagungan dan tidak sabar untuk segera menerima kontrak ini," tegasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Bilal Hasan