Sisi Lembut di Balik Oktagon: Islam Makhachev Berjanji Temui Putra Ian Garry yang Sempat Menangis

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:50 WIB
Anak Ian Garry, Leandro (kanan).
Anak Ian Garry, Leandro (kanan).

PROKAL.CO- Di balik riuhnya pertukaran psywar dan aura panas menjelang malam pertarungan, momen emosional dan penuh kehangatan justru tercipta di luar oktagon. Juara dunia UFC, Islam Makhachev, menunjukkan sisi empati yang mendalam setelah mengetahui putra dari rivalnya, Ian Machado Garry, merasa sedih karena tak sempat bertemu dengannya.

Momen haru tersebut bermula ketika putra kecil Ian Garry menjadi emosional dan menangis lantaran melewatkan kesempatan untuk menyapa langsung sang juara bertahan. Mengetahui kejadian yang dialami anak dari calon lawannya tersebut, Makhachev tidak tinggal diam. Petarung asal Dagestan yang dikenal dingin di dalam sangkar itu langsung memberikan respons yang menyejukkan hati.

Makhachev berjanji akan meluangkan waktu khusus untuk menemui anak laki-laki Ian Garry dan membuat harinya menjadi lebih ceria. "Saya akan bertemu dengannya. Saya tidak melihatnya di sana, tapi saya akan membuatnya bahagia," kata Makhachev tulus.

Sikap yang ditunjukkan Makhachev menjadi bukti nyata bahwa betapa pun kerasnya tensi persaingan di panggung Mixed Martial Arts (MMA), nilai-nilai kemanusiaan dan ikatan kekeluargaan tetap menjadi yang utama.

Janji manis ini sekaligus menghadirkan suasana hangat di antara kedua kubu menjelang laga krusial mereka. Para penggemar pun menyambut hangat gestur sportivitas tersebut, memuji Makhachev yang tak hanya berjiwa petarung, tetapi juga memiliki hati seorang ayah. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Islam Makhachev ian garry