PROKAL.CO- Islam Makhachev resmi mengukir tinta emas dalam sejarah pertarungan MMA setelah mengalahkan Ian Machado Garry dalam duel sengit lima ronde di UFC 330, Philadelphia. Kemenangan mutlak ini menjadi hasil manis yang tak hanya mempertahankan sabuk juara kelas welter di pinggangnya, tetapi juga menggenapi rekor 17 kemenangan beruntun di UFC. Catatan fantastis ini resmi melampaui rekor legendaris yang sebelumnya dipegang oleh Anderson Silva, mempertegas status Makhachev sebagai salah satu petarung terbaik sepanjang masa.
Jalannya laga utama tidak diraih dengan mudah oleh sang juara bertahan. Makhachev memang membuka pertarungan dengan sangat mendominasi pada dua ronde awal, bahkan sempat menjatuhkan Garry lewat tendangan kepala yang presisi. Namun, Machado Garry bangkit secara impulsif di ronde ketiga dan keempat melalui serangan tendangan ke arah badan dan betis yang merepotkan. Saat momentum laga mulai berbalik dan Makhachev tampak kelelahan, sang juara membuktikan mentalitasnya di ronde pamungkas dengan mengeksekusi bantingan krusial dan mengontrol punggung lawan hingga mengamankan keunggulan angka dari para juri.
Baca Juga: "Dia Buat Saya Kesusahan", Islam Makhachev Puji Ketangguhan Ian Garry Usai Duel Berdarah di UFC 33
Keseruan UFC 330 juga tersaji pada laga pendukung utama, di mana juara kelas strawweight wanita Mackenzie Dern tampil begitu dominan dalam mempertahankan gelarnya untuk pertama kali. Dern terus mendikte permainan di arena bawah dan memberondong Gillian Robertson dengan berbagai ancaman kuncian selama lima ronde penuh sebelum akhirnya dinyatakan menang mutlak.
Selain laga perebutan gelar, deretan pertarungan lainnya di kartu utama turut diwarnai aksi penyelesaian yang memukau. Jalin Turner meraih kemenangan KO kilat atas Kaue Fernandes di ronde pertama, disusul oleh kejutan Dustin Stoltzfus yang menghentikan Mansur Abdul-Malik lewat kuncian rear-naked choke. Pertarungan sengit di kelas ringan juga ditutup oleh aksi Esteban Ribovics yang menghentikan petarung veteran Edson Barboza lewat TKO tajam pada ronde kedua.
Atmosfer panas sudah terasa sejak sesi awal pertandingan. Pada kartu pendahuluan, Chidi Njokuani dan Tresean Gore berhasil mengamankan kemenangan angka mutlak atas lawan-lawan mereka. Kemenangan spektakuler juga diraih oleh Charles Johnson lewat kuncian langka Scottish twister, serta Donte Johnson yang membukukan KO brutal di ronde pertama. Rangkaian malam bersejarah di Philadelphia ini ditutup sempurna oleh kemenangan TKO dari Lucas Fernando dan Neil Magny, serta aksi kuncian guillotine dramatis dari Jeremiah Wells pada kartu pembuka. (*)
Sumber : prokal.co