Ngaku Diserbu 15 Orang Chechnya Saat Potong Berat Badan, Namo Fazil Buka Suara Usai Kalah Memalukan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:15 WIB
Namo Fazil terkapar.
Namo Fazil terkapar.

PROKAL.CO- Petarung MMA Namo Fazil akhirnya membeberkan alasan di balik performa buruknya saat berhadapan dengan Kaik Brito. Fazil mengaku diserang dan diintimidasi secara mental beberapa saat sebelum laga, tepatnya ketika ia sedang menjalani proses pemotongan berat badan (weight cut).

Menurut penuturan Fazil, sekelompok pria bersamanya Baisangur Susurkaev mendatangi kamar hotelnya secara tiba-tiba. Situasi tersebut membuatnya tidak berdaya karena kondisi fisiknya yang sedang lemah dan kalah jumlah.

“Saat saya sedang memotong berat badan, 15 orang Chechnya menggerebek kamar hotel saya. Susurkaev menampar saya. Saya bukan Van Damme yang bisa menjatuhkan 15 orang sekaligus. Mereka mempermalukan saya dengan cara yang tidak bisa saya terima, di depan istri dan pelatih saya,” ungkap Fazil.

Baca Juga: TKO Dahsyat Kaik Brito Atas Namo Fazil Pancing Reaksi Menohok Movsar Evloev dan Islam Dulatov

Fazil menegaskan bahwa pengakuannya ini bukan sekadar alasan atas kekalahannya dari Brito, melainkan upaya untuk meluruskan situasi yang sebenarnya terjadi di balik layar.

“Saya tidak ingin muncul setelah pertarungan dan membuat alasan. Namun, saya percaya hal ini perlu dibicarakan agar orang-orang memahami mengapa saya tidak tampil dalam kondisi terbaik saya,” lanjutnya.

Di sisi lain, Baisangur Susurkaev seolah membenarkan insiden penganiayaan tersebut. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Susurkaev membagikan foto yang mengonfirmasi aksi penamparan tersebut dengan tulisan provokatif, "Left Hand 2-0. Namo cryer." (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
namo fazil