PROKAL.CO- Gelombang kritik dan spekulasi liar yang menerjang kubu Dagestan pasca-kekalahan knockout mengejutkan Umar Nurmagomedov dari Song Yadong akhirnya memicu reaksi keras. Usman Nurmagomedov, saudara sekaligus anggota tim utama Umar, akhirnya buka suara dan menyampaikan pembelaan menohok terkait hasil pertarungan maupun tuduhan keributan di luar oktagon.
Menanggapi hasil pahit yang dialami Umar, Usman menegaskan sikap kepasrahan dan ketegaran kubunya dalam menerima takdir, sembari menyindir pihak-pihak yang dinilainya berlebihan dalam membesar-besarkan kekalahan tersebut.
"Tidak ada yang akan menimpa kami selain apa yang telah ditetapkan untuk kami. Dalam kondisi apa pun, Alhamdulillah," tegas Usman. "Orang-orang membuat tragedi yang sangat besar dari masalah ini, sebaiknya mereka tenang saja. Ada hal-hal yang jauh lebih buruk di luar sana, tidak perlu berpikir lama, cukup lihat apa yang sedang terjadi di dunia saat ini."
Baca Juga: "Hasil Tak Bisa Diubah": Tim Nurmagomedov Legawa Usai Umar Tumbang KO di UFC Shanghai
Tak berhenti di situ, Usman juga mengklarifikasi rumor panas yang menuduhnya berniat menyerang atau memukul Song Yadong—lawan yang menumbangkan Umar—seusai laga berakhir di Shanghai. Dengan nada lugas, ia membantah tuduhan tersebut sekaligus menyemprot netizen dan kritikus yang dinilainya hanya didorong rasa iri.
"Mengenai kabar bahwa saya katanya ingin memukul lawannya: jika saya memang ingin memukulnya, saya pasti sudah memukulnya," ujar Usman dengan nada menantang.
Ia juga mengecam balik para penyerang kubunya di media sosial yang dianggap tidak memahami arti eratnya hubungan kekeluargaan di tim Dagestan. "Orang-orang kecil yang jahat dan dengki, masalah kalian adalah kalian tidak pernah dan tidak akan pernah memiliki pemahaman tentang cinta keluarga. Jika kalian tidak tahu apa arti seorang saudara bagi saudaranya, maka yang harus dikasihani di sini bukanlah saya, melainkan kalian," pungkasnya tegas. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co