LAS VEGAS — Sang juara bertahan kelas welterweight, Islam Makhachev, berpotensi kembali menghentakkan arena Octagon sebelum penutupan tahun 2026. Pelatih kepala American Kickboxing Academy (AKA), Javier Mendez, memberikan bocoran mengenai jadwal comeback anak asuhnya tersebut pascamencetak rekor sejarah baru di UFC.
Makhachev baru saja memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 17 kali berturut-turut—sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah UFC—usai menang angka mutlak atas Ian Machado Garry pada gelaran UFC 330. Meski laga tersebut menjadi satu-satunya penampilan Makhachev sejauh ini di tahun 2026, sang pelatih menyebut peluang untuk bertarung sekali lagi di akhir tahun masih sangat terbuka.
Dalam wawancaranya di siniar Weighing In, Mendez mengungkapkan bahwa Makhachev bisa siap bertarung pada ajang UFC 335 di bulan Desember, dengan satu syarat utama: UFC memberikan kepastian jadwal lebih awal agar mereka bisa menjalani kamp pelatihan (training camp) secara penuh.
"Saya pikir dia berpotensi siap untuk bulan Desember. Islam tidak pernah menolak siapa pun lawannya. Masalah utamanya hanyalah kapan mereka ingin dia bertarung. Dia selalu menginginkan kamp pelatihan selama dua bulan penuh—bukan enam atau tujuh minggu," tegas Mendez.
Carlos Prates Calon Lawan Kuat
Mengenai siapa yang akan menjadi penantang berikutnya, pihak promotor UFC memang belum memberikan pengumuman resmi. Namun, rumor kuat mengarah pada sosok Carlos Prates. Petarung knockout artist asal Brasil tersebut terang-terangan mengaku optimistis mampu menghentikan rekor kemenangan beruntun milik Makhachev.
Jika kesepakatan berhasil dicapai, bentrokan antara Makhachev dan Prates diproyeksikan menjadi partai utama (main event) yang sangat menarik untuk UFC 335 di Las Vegas.
Sebelumnya, nama juara kelas middleweight Sean Strickland sempat digadang-gadang mengisi panggung utama kartu tersebut. Namun, Strickland hingga kini belum mendapatkan lampu hijau medis akibat cedera bahu yang dialaminya menjelang pertarungan melawan Khamzat Chimaev di UFC 328. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co