PARIS — Panggung terbesar seni bela diri campuran resmi menyambut kedatangan sang bintang baru. Bertarung di hadapan publik sendiri di Accor Arena, megabintang asal Prancis, Salahdine Parnasse, sukses mengukir debut impian di UFC usai menumbangkan petarung veteran kelas ringan, Dan Hooker, pada Sabtu (5/9/2026) malam.
Laga ini berstatus sebagai main event sekaligus momen pembuktian bagi Parnasse, yang datang ke Octagon membawa reputasi raksasa sebagai salah satu rekrutan paling diincar dalam beberapa tahun terakhir. Tampil di bawah tekanan ekspektasi tinggi publik tuan rumah tak membuat petarung berusia 28 tahun itu gentar. Parnasse membuktikan bahwa nama besarnya bukan sekadar sensasi sesaat.
Di sisi lain, Dan Hooker memasuki arena dengan misi bangkit dari tren negatif. Mengantongi rekor 24 pertarungan di UFC dan pernah berhadapan dengan jajaran elit kelas ringan, veteran asal Selandia Baru ini berharap pengalamannya bisa menghentikan laju sang pendatang baru.
Namun, ketangguhan Hooker tak cukup untuk membendung ledakan performa Parnasse. Sejak awal ronde, Parnasse mendominasi jalannya pertarungan memanfaatkan kecepatan, kelincahan, serta variasi serangan tajam yang menjadi ciri khasnya. Kemenangan ini sekaligus memaksa Hooker menelan kekalahan ketiganya secara beruntun.
Kemenangan mengesankan ini menegaskan status Parnasse sebagai ancaman nyata di peta persaingan kelas ringan. Sebelum menginjakkan kaki di UFC, Parnasse sudah mengoleksi rekor impresif 23-2 dan menguasai dua divisi berbeda—kelas bulu dan kelas ringan—di ajang KSW Eropa, termasuk empat kali mempertahankan gelar juara kelas ringan.
Hasil manis di Paris tidak hanya memperpanjang rekor positifnya, tetapi juga memberi sinyal bahaya bagi para petarung papan atas di divisi paling berdarah milik UFC tersebut.
Kini, pertanyaan terbesarnya adalah seberapa cepat UFC akan melejitkan posisi Parnasse di tangga papan atas peringkat kelas ringan. Satu hal yang pasti: Salahdine Parnasse datang ke Paris sebagai pendatang baru paling berbahaya, dan pulang sebagai calon megabintang baru UFC. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co