PROKAL.CO— Bintang utama UFC, Alex Pereira, secara terbuka menantang Juara Bertahan Interim Heavyweight UFC, Ciryl Gane, untuk laga ulang (rematch). Ambisi ini disuarakan Pereira demi menuntaskan dendam sekaligus mengejar impian meraih sabuk juara di tiga divisi berbeda.
Sebelumnya, Pereira harus mengakui keunggulan Gane lewat kekalahan TKO di ronde kedua dalam ajang UFC Freedom 250 pada Juni lalu. Namun, hasil laga tersebut memicu kontroversi sengit. Pereira menilai pertarungan terganggu oleh beberapa pukulan Gane yang mendarat di bagian belakang kepalanya—pelanggaran yang luput dari ketegasan wasit Herb Dean.
Lewat unggahan video di akun Instagram pribadinya, petarung berjuluk "Poatan" ini menegaskan bahwa kini saatnya ia kembali ke dalam oktagon untuk meluruskan hasil laga tersebut.
"Banyak orang bertanya-tanya, siapa lawan Alex berikutnya? Saya melihat banyak opini, tapi saya pikir pertarungan yang paling masuk akal adalah melawan Ciryl Gane. Di laga terakhir ada pukulan ilegal. Dengan kesempatan lain ini, saya bisa kembali dan membuktikan apa yang bisa saya capai, yaitu sabuk juara ketiga. Chama," tegas Pereira.
Peluang Terbukanya Rematch di Kelas Berat
Peluang terwujudnya duel ulang ini terbilang cukup besar. Meski Gane berstatus pemegang sabuk interim yang seharusnya bertarung menyatukan gelar (title unification) melawan pemegang sabuk utama kelas berat, Tom Aspinall, situasi Aspinall saat ini belum memungkinkan.
Aspinall dilaporkan belum mendapatkan izin medis untuk bertarung akibat cedera mata parah yang dialaminya sejak UFC 321 pada Oktober 2025 lalu.
Dengan ketidakpastian kondisi Aspinall, manajemen UFC diprediksi tidak akan menunggu terlalu lama dan berpotensi besar merestui bentrokan Gane vs. Pereira 2. Duel ini digadang-gadang bakal memperebutkan sabuk interim atau bahkan diangkat menjadi perebutan gelar juara dunia kelas berat yang sah. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co