NEW YORK — Prospek papan atas kelas terbang (flyweight), Bilal Hasan, dipastikan bakal kembali menghentak Octagon. Ia dijadwalkan berhadapan dengan petarung veteran Luis Gurule pada gelaran UFC 334 yang berlangsung di Madison Square Garden, New York City, pada 14 November mendatang.
Kabar mengenai kesepakatan duel ini pertama kali dilaporkan oleh Damon Martin dari MMAFighting.com. Hingga saat ini, pihak UFC belum mengumumkan pertarungan utama (main event) yang akan memimpin kartu UFC 334 tersebut.
Momentum Emas Bilal Hasan
Hasan datang membawa rekor mentereng tak terkalahkan (10-0, 1 NC). Namanya melejit setelah meraih kemenangan KO di ronde pertama atas Mridul Saikia pada ajang Dana White's Contender Series bulan Agustus lalu, yang langsung membuahkan kontrak dari UFC.
Tak butuh waktu lama, Hasan melakoni laga debutnya di UFC dengan menumbangkan Nilson Rojas lewat kemenangan KO di ronde kedua. Penampilan impresif tersebut menghadiahkannya bonus Performance of the Night senilai 100.000 dolar AS. Di atas kertas, Hasan diprediksi bakal menjadi favorit kuat saat diadu dengan Gurule.
Di sisi lain, laga ini menjadi ajang pertaruhan hidup-mati bagi Luis Gurule di UFC. Memiliki rekor profesional 11-4, Gurule sebenarnya sempat mencatatkan rekor bersih 10-0 saat direkrut melalui Contender Series pada 2023.
Namun, kariernya di panggung utama UFC berjalan terjal. Gurule hanya mampu mengemas rekor 1-4, dengan empat kekalahan dari Ode Osbourne, Jesus Aguilar, Alden Coria, dan Rei Tsuruya, serta satu-satunya kemenangan diraih saat menghadapi Daniel Barez.
Pihak UFC tampaknya sengaja membangun karier Hasan secara bertahap daripada langsung memberinya lawan di peringkat 15 besar. Bagi Gurule, kekalahan di UFC 334 bisa berujung pada pemutusan kontrak (cut) dari promosi MMA terbesar di dunia tersebut. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co