Cuma 12 Detik, Prospect Emas Gable Steveson Roboh Kena KO Sean Sharaf di UFC 331

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:52 WIB
Gable Steveson
Gable Steveson

LOS ANGELES — Panggung UFC 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, memakan korban besar pada Sabtu (19/9/2026) malam waktu setempat. Pegulat peraih medali emas Olimpiade sekaligus prospect paling diunggulkan di kelas berat, Gable Steveson, harus menelan kekalahan profesional pertamanya usai di-KO oleh Sean Sharaf hanya dalam waktu 12 detik.

Hasil ini langsung tercatat sebagai salah satu upset alias kejutan terbesar sepanjang sejarah taruhan UFC. Pasalnya, Steveson memasuki oktagon sebagai favorit mutlak dengan bursa taruhan -2500, sementara Sharaf diplot sebagai underdog jauh di angka +1200.

Satu pukulan telak Sharaf tak cuma merusak rekor tak terkalahkan Steveson menjadi 4-1 (1-1 di UFC), tetapi juga meluluhlantakkan aura tak tersentuh yang selama ini melekat pada pegulat berusia 26 tahun tersebut.

Sorotan Sikap Unprofessional dan Pembelaan Dana White

Kekecewaan Steveson tak berhenti pada kekalahan kilat tersebut. Usai sadarkan diri di atas kanvas, Steveson langsung berjalan keluar (walkout) meninggalkan oktagon dan menolak berdiri mendengarkan pengumuman resmi pemenang. Aksinya itu memicu gelombang kritik pedas dari sesama petarung dan penggemar MMA yang menganggapnya kurang sportif.

CEO UFC, Dana White, memberikan pandangannya terkait kejutan dahsyaat sekaligus aksi walkout petarungnya saat konferensi pers pasca-laga.  “Segala hal bisa terjadi ketika dua orang masuk ke dalam sana dan mulai bertarung. Kamu tidak pernah tahu bagaimana sebuah pertarungan akan berjalan,” ujar Dana White.

Menanggapi aksi Steveson yang melengos keluar arena lebih awal, Dana White mengaku tidak terlalu mempermasalahkannya. "Saat kamu berada di posisi seperti itu—jelas dia punya ekspektasi yang sangat tinggi pada dirinya sendiri—hal seperti ini bisa terjadi. Forrest Griffin saja pernah berlari keluar oktagon saat dia menang. Hal-hal seperti ini biasa terjadi,” tambahnya.

Kekalahan 12 detik ini memang tidak menghapus reputasi mentereng Steveson sebagai pemenang emas Olimpiade maupun bakat atletisnya yang luar biasa. Namun, hasil pahit ini menelanjangi fakta bahwa karier MMA Steveson masih sangat minim diuji. Empat lawan sebelumnya selalu disapu bersih di ronde pertama tanpa pernah memberinya tekanan berarti.

Kini, ujian mental sesungguhnya baru dimulai. Dengan usia yang masih 26 tahun dan pengalaman lima laga profesional, Steveson masih memiliki waktu panjang untuk bangkit. Cara dirinya merespons kekalahan menyakitkan ini akan menjadi penentu: apakah 12 detik di Los Angeles tersebut hanya batu sandungan kecil, ataukah awal dari hancurnya hype train kelas berat UFC. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Gable Steveson