Berdarah-Darah di UFC 331: Alexandre Pantoja dan Alonzo Menifield Dilarikan ke Rumah Sakit

Indra Zakaria • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 07:00 WIB
Alexandre Pantoja.
Alexandre Pantoja.

 
LOS ANGELES — Sisi brutal dari ajang UFC 331 di Crypto.com Arena, Los Angeles, memakan korban. Pihak promosi mengonfirmasi bahwa dua petarung, Alexandre Pantoja dan Alonzo Menifield, harus segera dilarikan ke rumah sakit lokal usai mengalami cedera mengerikan dalam pertarungan mereka masing-masing pada Sabtu (19/9/2026) malam.

Langkah ini diambil tim medis UFC sebagai tindakan pencegahan usai kedua petarung menerima kerusakan fisik yang cukup parah di dalam oktagon.

Alexandre Pantoja Jalani CT Scan Wajah dan Kepala

Mantan juara kelas flyweight, Alexandre Pantoja, dilarikan ke fasilitas medis untuk menjalani pemeriksaan CT scan pada bagian kepala dan wajahnya. Hal ini dilakukan usai dirinya terlibat perang brutal lima ronde melawan Joshua Van dalam perebutan sabuk juara.

Sepanjang laga, petarung berjuluk "The Cannibal" tersebut menerima hantaman kombinasi serangan bertubi-tubi yang mengakibatkan luka robek di wajahnya hingga sempat roboh (knockdown) di ronde pamungkas. Meski harus merelakan kemenangan dan menelan dua kekalahan beruntun untuk pertama kali dalam kariernya, Pantoja berhak membawa pulang bonus Fight of the Night sebesar 100 ribu dolar AS (sekitar Rp1,5 miliar).

Tulang Ibu Jari Menembus Kulit, Alonzo Menifield Tetap Menang

Kisah tak kalah mengerikan datang dari veteran kelas light heavyweight, Alonzo Menifield. Petarung berusia 38 tahun tersebut dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan sinar-X (X-ray) akibat cedera patah ibu jari yang sangat parah saat berhadapan dengan prospek tak terlahirkan, Iwo Baraniewski.

Ibu jari Alonzo Menifield cedera.
Ibu jari Alonzo Menifield cedera.

Cedera tersebut terjadi pada ronde pertama, di mana ibu jari Menifield tampak hancur hingga bagian tulang terlihat menembus kulit. Meski sempat diperiksa oleh tim medis di pinggir oktagon sebelum ronde ketiga dimulai, Menifield diizinkan melanjutkan pertarungan.

Secara ajaib, Menifield mampu menahan rasa sakit luar biasa tersebut dan mengunci kemenangan split decision, sekaligus memberi kekalahan profesional pertama bagi Baraniewski. Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Menifield yang kini mengantongi rekor 4-1 dalam lima laga terakhirnya.

Hingga berita ini diturunkan, hasil pemeriksaan CT scan Pantoja maupun X-ray dari ibu jari Menifield belum dirilis secara resmi oleh pihak medis. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
alexandre pantoja