LAS VEGAS —Arena Meta Apex bakal menjadi saksi bentrokan sengit di kelas bantam (bantamweight) yang mempertemukan prospek termuda dalam sejarah UFC, Raul Rosas Jr., menghadapi veteran serba bisa asal Brasil, Raoni Barcelos.
Pertarungan ini menjadi ujian kematangan terbesar bagi Rosas Jr. sekaligus pembuktian bahwa dirinya bukan sekadar prospek yang mengandalkan sensasi semata.
Evolusi Striking "El Nino Problema"
Sebagai petarung muda yang terus berkembang di panggung UFC, Rosas Jr. menunjukkan peningkatan pesat pada aspek striking-nya. Petarung berjuluk "El Nino Problema" tersebut kini mampu menjaga keseimbangan tubuh dengan lebih baik, membenahi teknik boxing, serta memaksimalkan senjata serangan jarak jauh seperti front kick.
Sebagai petarung berkaki kidal (southpaw) yang rajin berganti kuda-kuda (stance-switcher), Rosas Jr. makin berani memperagakan kombinasi pukulan maju ala Dustin Poirier untuk membongkar pertahanan lawan dan mendaratkan pukulan kanan mematikan. Meski memiliki rear kick yang bertenaga, Rosas Jr. harus mengeksekusinya dengan cermat mengingat Barcelos memiliki kemampuan counter yang sangat berbahaya.
Di sisi lain, Barcelos yang dilatih oleh legenda MMA Pedro Rizzo dikenal sangat mahir menangkap tendangan lawan untuk dikonversi menjadi takedown. Petarung veteran dengan pengalaman 14 tahun di MMA ini juga memiliki punching counter yang presisi serta kombinasi serangan ke arah badan (bodywork) yang mematikan saat berhasil menguasai jarak.
Gaya bertarung Rosas Jr. sangat bertumpu pada keunggulannya di arena pertarungan bawah. Petarung berusia 21 tahun ini terkenal dengan ketahanan fisiknya saat melancarkan single-leg snatch, bodylock, hingga ancaman kuncian dari posisi rear mount.
Namun, Barcelos dipastikan menjadi lawan paling tangguh yang pernah dihadapi Rosas Jr. dalam hal wrestling dan submission grappling. Rekam Jejak Barcelos: Merupakan pemegang sabuk hitam BJJ tingkat tiga (third-degree black belt) sekaligus juara nasional wrestling Brasil sebanyak lima kali. Barcelos juga mencatatkan persentase takedown defense yang sangat tinggi mencapai 87%.
Keunggulan Taktis: Barcelos memiliki variasi foot sweep yang sangat mematikan serta teknik get-up (bangkit berdiri) yang solid tanpa pernah membuka celah pada punggungnya.
Bentrokan ini akan menjadi pembuktian apakah ketahanan stamina serta agresivitas Rosas Jr. mampu membongkar tembok pertahanan tangguh dan pengalaman matang milik Barcelos di oktagon. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co