PROKAL.CO- Laga utama kelas bantam UFC Vegas 121 yang digelar di Meta Apex, Las Vegas, berakhir dengan suasana penuh kecemasan. Petarung muda berusia 21 tahun, Raul Rosas Jr., memang berhasil menghentikan perlawanan veteran Raoni Barcelos di ronde kelima. Namun, hasil akhir tersebut dibayangi oleh insiden medis serius yang menimpa sang lawan hingga membuat seluruh arena hening.
Sejak bel pertama berbunyi, kedua grappler ini langsung menyajikan baku hantam dengan tempo yang sangat tinggi. Rosas Jr. tampil agresif mengandalkan kecepatan tendangan dan pukulan left hand yang berulang kali mendarat tepat di dagu Barcelos. Tak tinggal diam, Barcelos merespons cerdik lewat kombinasi pukulan ke arah tubuh (body shots) serta eksekusi takedown presisi untuk meredam gelombang serangan petarung muda tersebut.
Tensipoin pun mulai berbalik saat memasuki ronde ketiga dan keempat. Barcelos perlahan mengambil alih kendali pertarungan lewat dominasi striking dan kontrol permainan bawah (grappling). Pukulan overhand right tajam dari Barcelos bahkan sempat membuat wajah Rosas Jr. bersimbah darah. Tidak hanya itu, Barcelos mengunci back mount yang berbahaya dan memamerkan foot sweep yang sangat mulus menjelang bel berbunyi. Hingga ronde keempat usai, Barcelos unggul bersih dalam perolehan poin di kartu penilaian ketiga juri.
Sadar dirinya berada di ujung tanduk dan membutuhkan kemenangan KO untuk menang, Rosas Jr. tampil makin beringas di ronde pamungkas. Ia membuka ronde kelima dengan rentetan serangan cepat dan eksperimen flying knee. Barcelos sempat membalas dengan takedown singkat sebelum keduanya kembali beradu pukulan.
Di tengah duel yang intens tersebut, momen misterius dan mengerikan pun terjadi. Saat Rosas Jr. membalikkan keadaan dengan melakukan bantingan (trip takedown), Barcelos tiba-tiba kehilangan kesadaran seketika. Dugaan sementara menyebutkan adanya benturan keras kepala secara tidak sengaja tepat di area rahang Barcelos saat proses bantingan berlangsung. Pukulan tanpa bayangan (phantom blow) itu langsung menumbangkan sang petarung Brasil hingga tak bergerak.
Wasit menghentikan laga seketika. Proses penanganan medis di dalam Octagon berlangsung sangat mencekam karena Barcelos tak kunjung merespons. Petarung veteran itu akhirnya harus dievakuasi keluar arena menggunakan tandu untuk dilarikan ke rumah sakit. Suasana kemenangan Rosas Jr. pun berubah drastis menjadi penuh simpati; dalam wawancara pasca-laga, ia meminta seluruh penggemar untuk mendoakan keselamatan lawannya.
Pihak UFC mengonfirmasi bahwa kedua petarung langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk menjalani pemindaian (CT scan) pada bagian kepala dan leher. Kabar lega berembus tak lama kemudian setelah laporan lanjutan menyatakan bahwa Barcelos telah berhasil meraih kembali kesadarannya saat berada dalam perjalanan menuju rumah sakit. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co