PROKAL.CO — Malam bersejarah kembali diukir oleh raja kelas bulu (featherweight), Alexander Volkanovski. Bertarung di Etihad Arena pada ajang UFC 333, petarung veteran berusia 38 tahun tersebut sukses mempertahankan sabuk juaranya usai menumbangkan perlawanan Movsar Evloev di ronde kedua.
Hasil ini tidak hanya memberi kekalahan perdana bagi Evloev setelah 20 kemenangan beruntun, tetapi juga menahbiskan Volkanovski sebagai pemegang rekor kemenangan duel perebutan gelar kelas bulu terbanyak di UFC (9 kemenangan), melampaui rekor legenda Jose Aldo.
Sejak awal pertarungan, kecerdasan taktik dan pertahanan takedown Volkanovski menjadi pembeda. Ia tampil lebih cepat dengan melancarkan inside low kick ke arah kaki Evloev, disusul kombinasi jab tajam dan overhand right yang bertenaga.
Petaka bagi Evloev tiba di ronde kedua ketika pukulan overhand right telak Volkanovski membuatnya guncang. Mensejajarkan agresi dan presisi, Volkanovski langsung melancarkan hujan pukulan hingga Evloev roboh ke kanvas. Wasit Marc Goddard akhirnya menghentikan pertarungan hanya beberapa detik sebelum ronde kedua berakhir.
Kemenangan ini terasa kian fenomenal setelah terungkap bahwa Volkanovski bertarung dalam kondisi sakit flu berat sepanjang pekan pertarungan. Tanda-tanda tersebut sempat terlihat saat sesi penimbangan badan, di mana suaranya terdengar parau.
Menariknya, wartawan MMA Oscar Willis mengungkapkan bahwa sang juara bertahan secara tegas menolak mengonsumsi obat apa pun—bahkan ibuprofen sekalipun. Volkanovski menganggap meminum obat saat bertarung dapat memberinya keuntungan sportif yang tidak adil (unethical advantage) atas lawannya.
Rekan berlatihnya sekaligus legenda BJJ, Craig Jones, mengunggah foto Volkanovski memegang sabuk juara dengan takar tulisan singkat namun ikonik: "flu game @alexandervolkanovski". "Setiap kali ada rintangan atau cedera yang harus saya lewati, entah mengapa itu justru membuat cerita karier saya jadi lebih menarik. Saya simpan ini untuk bahan dokumenter nanti," ujar Volkanovski sambil tertawa pada sesi konferensi pers usai laga.
Dengan dominasi yang kian tak tergoyahkan di kelas 145 pon, nama-nama seperti Kevin Vallejos dan Jean Silva kini masuk dalam radar calon penantang berikutnya. Selain itu, potensi superfight melintasi divisi melawan Justin Gaethje di kelas ringan (lightweight) juga menjadi opsi menarik yang patut dinantikan. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co