Restu Ibu Jadi Penentu: Islam Makhachev Isyaratkan Pensiun Dini dari UFC

Indra Zakaria • Dipublikasikan Minggu, 8 November 2026 | 10:08 WIB
Islam Makhachev.
Islam Makhachev.

PROKAL.CO- Kabar mengejutkan datang dari pemegang sabuk juara kelas welter UFC, Islam Makhachev. Di tengah statusnya sebagai salah satu petarung paling dominan di muka bumi, petarung asal Dagestan itu secara terbuka mengakui bahwa karier profesionalnya di dunia mixed martial arts (MMA) mungkin tidak akan berlangsung lama lagi.

Keputusan besar tersebut rupanya didasari oleh alasan yang sangat personal, yakni permintaan sang ibunda tercinta yang sejak lama tidak pernah merestui putranya berkecimpung di dunia tarung bebas yang keras.

"Ibu saya selalu menentang saya bertarung. Saya selalu mendengarkan perkataan ibu saya, jadi sebentar lagi saya akan mematuhi kata-katanya," ungkap Makhachev saat berbicara kepada Red Corner MMA.

Baca Juga: Nyawa dan Karier Selamat : Ilia Topuria Berterima Kasih pada Sang Kakak Usai Dibantai Justin Gaethje

Faktor restu keluarga ini tentu mengingatkan para penggemar pada rekam jejak sang mentor sekaligus sahabat karibnya, Khabib Nurmagomedov, yang memilih pensiun di puncak kejayaannya demi menepati janji kepada sang ibu. Langkah serupa kini tampaknya juga mulai membayangi pikiran Makhachev.

Saat ini, Makhachev sendiri tengah menepi dari oktagon sambil memantau duel antara Carlos Prates dan Michael Morales yang akan memperebutkan sabuk interim kelas welter UFC. Sempat dijadwalkan menghadapi Prates, ia memilih mundur karena enggan bertarung pada Januari lalu.

Kendati divisi 170 pon terus melahirkan penantang-penantang baru yang bertenaga, petarung berusia dominan itu merasa motivasinya di dalam olahraga ini sudah mulai mendekati garis akhir.

"Tidak ada angka lagi. Saya baru saja mencapai garis finis. Tidak banyak hal yang bisa memberi saya motivasi dalam olahraga ini. Saya sudah berada di garis finis. Saya hanya ingin melawan para penantang, tetapi saya tidak melihat ada nama baru," ujar Makhachev.

Meskipun demikian, Makhachev tetap memantau ketat pertarungan antara Prates dan Morales yang dinilainya sebagai ujian sah bagi calon penantang utama berikutnya. Secara teknis, ia merasa memiliki gaya bertarung yang menjadi ancaman nyata bagi siapa pun yang keluar sebagai pemenang nanti.

"Itu adalah pertarungan yang bagus dan saya pikir keduanya layak mendapatkan kesempatan perebutan gelar. Kita akan mengetahuinya pada bulan Januari. Keduanya bagus, keduanya adalah puncher. Meskipun demikian, saya tidak akan mengatakan salah satu dari mereka adalah ancaman bagi saya. Saya adalah bad matchup secara gaya bagi mereka," tegasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Islam Makhachev