DATARAN TINGGI ANDES – Sebuah pemandangan alam yang luar biasa dan sangat jarang terlihat berhasil diabadikan oleh lensa kamera seorang fotografer alam liar. Seekor burung kolibri spesies Colibri coruscans, atau yang lebih dikenal sebagai Sparkling Violetear, tertangkap kamera saat sedang memamerkan fitur uniknya yang menyerupai sepasang "telinga".
Fenomena ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta ornitologi karena momen saat burung kecil ini mengembangkan bulu-bulunya secara sempurna sangat sulit untuk didapatkan.Meski terlihat seperti telinga, tonjolan berwarna ungu metalik tersebut sebenarnya adalah sekumpulan bulu lateral yang terletak di sisi kepala burung. Spesies Colibri coruscans, yang banyak ditemukan di dataran tinggi pegunungan Andes, Amerika Selatan, memiliki kemampuan untuk menegakkan bulu-bulu ini sebagai bentuk komunikasi atau pameran kekuatan.
Biasanya, bulu-bulu ini akan terlipat rata di kepala burung dan tidak terlihat menonjol. Namun, saat sedang merasa terancam, ingin menarik perhatian betina, atau saat sedang agresif mempertahankan wilayahnya, kolibri ini akan memekarkan bulu-bulu tersebut hingga menciptakan efek visual seperti sepasang telinga yang tegak.
Burung Sparkling Violetear dikenal karena bulu-bulunya yang berkilauan dengan perpaduan warna hijau zamrud dan biru-ungu yang kontras. Ukurannya yang kecil namun memiliki nyali yang besar membuatnya dikenal sebagai salah satu kolibri yang paling dominan di habitatnya.
"Melihat mereka mengembangkan 'telinga' ini adalah momen yang sangat singkat, hanya dalam hitungan detik. Bisa menangkapnya dalam foto berkualitas tinggi adalah sebuah keberuntungan besar bagi seorang fotografer," ungkap seorang pengamat burung.
Keindahan visual dari "telinga" ungu ini tidak hanya berfungsi estetis, tetapi juga memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup spesies tersebut. Kontras warna yang muncul saat bulu tersebut dimekarkan berfungsi untuk mengintimidasi lawan tanpa perlu melakukan kontak fisik.
Penemuan foto langka ini kembali mengingatkan dunia akan betapa kaya dan ajaibnya keanekaragaman hayati yang tersembunyi di wilayah pegunungan tinggi. Bagi para peneliti, foto-foto detail seperti ini sangat membantu dalam mempelajari perilaku sosial burung kolibri yang selama ini sulit diamati secara langsung di alam liar. (*)
Editor : Indra Zakaria