PROKAL.CO- Dominasi manusia di ranah atletik kembali tergeser oleh kemajuan teknologi. Dalam ajang World Humanoid Robot Games yang digelar di Beijing, sebuah robot bipedal (berkaki dua) buatan perusahaan teknologi X-Humanoid asal Tiongkok berhasil mencatatkan rekor fantastis dengan menempuh lari 100 meter hanya dalam waktu 9,39 detik.
Capaian tersebut resmi melampaui rekor dunia milik sprinter legendaris Usain Bolt yang mencatatkan rekor 9,58 detik pada Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Berlin. Dalam balapan tersebut, robot X-Humanoid mengalahkan dua robot kompetitor lainnya, termasuk mesin besutan perusahaan smartphone Honor.
Meski berhasil mencetak rekor fantastis, sistem pengereman robot tersebut tampaknya masih membutuhkan penyempurnaan besar. Usai menembus garis finis, robot X-Humanoid tidak mampu melambat atau berhenti dengan mulus. Mesin itu justru meluncur deras hingga menabrak bantalan pelindung di tikungan trek dan hancur menjadi beberapa bagian, sehingga harus dievakuasi menggunakan tandu oleh tim teknisi.
Fenomena robot terjatuh, mengeluarkan percikan api, hingga terbakar akibat gagal berhenti secara sempurna memang sempat mewarnai beberapa babak di kompetisi ini.
Borong Rekor Dunia Lainnya
Tak hanya lari 100 meter, robot buatan X-Humanoid ini juga sukses memecahkan rekor dunia lompat tinggi (standing high jump). Mesin tersebut berhasil melompat setinggi 2,88 meter, mengalahkan rekor dunia manusia setinggi 2,45 meter yang dipegang oleh atlet asal Kuba, Javier Sotomayor, sejak tahun 1993.
Ajang World Humanoid Robot Games tahun kedua ini diikuti oleh lebih dari 2.000 robot dari 16 negara. Kompetisi yang menampilkan berbagai cabang seperti angkat besi hingga tarik tambang ini ditujukan untuk memamerkan lompatan pesat Tiongkok dalam pengembangan industri robotika global. Sementara itu, Usain Bolt belum memberikan komentar terkait rekornya yang dipatahkan oleh mesin. Peraih delapan medali emas Olimpiade tersebut diketahui tengah sibuk merayakan ulang tahunnya yang ke-40 di Jamaika sekaligus melamar kekasihnya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co