ASUS Luncurkan ProArt P14 dan P16 di Indonesia, Harga Tembus Rp113,99 Juta

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 10:11 WIB
ASUS Luncurkan ProArt P14 dan P16 di Indonesia.
ASUS Luncurkan ProArt P14 dan P16 di Indonesia.

PROKAL.CO. SAMARINDA — ASUS resmi meluncurkan laptop kreator profesional ASUS ProArt P14 (H7407BA) dan ProArt P16 (H7607BA) di Indonesia pada Selasa (20/10/2026). Kedua perangkat tersebut mengandalkan superchip NVIDIA RTX Spark™ untuk menjalankan kecerdasan buatan (AI) secara lokal dengan dukungan unified memory hingga 128GB.

ASUS ProArt P14 dipasarkan dengan harga resmi atau manufacturer's suggested retail price (MSRP) Rp80,999 juta. Sementara itu, ASUS ProArt P16 dibanderol Rp113,999 juta.

Kedua laptop dirancang untuk mendukung kebutuhan kreator profesional, mulai dari produksi konten, penyuntingan video beresolusi tinggi, hingga pengoperasian model AI generatif dan agentic AI langsung di perangkat tanpa harus selalu terhubung ke internet.

Country Manager ASUS Indonesia Lenny Lin mengatakan kehadiran kedua perangkat tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan kreator yang memerlukan kemampuan komputasi tinggi, mobilitas, dan perlindungan data dalam satu perangkat.

"ASUS ProArt P14 dan P16 bukan sekadar laptop kreator biasanya, melainkan pusat komputasi AI lokal yang membebaskan para kreator dari batasan konektivitas dan kekhawatiran privasi," ujar Lenny dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

Menurut ASUS, kedua laptop tersebut menggabungkan kemampuan pemrosesan AI dengan layar yang dirancang untuk kebutuhan produksi visual profesional.

ASUS ProArt P14 dibekali unified memory sebesar 64GB, sedangkan ProArt P16 memiliki kapasitas 128GB. Memori tersebut digunakan bersama oleh CPU dan GPU, sehingga model AI dapat dijalankan bersamaan dengan aplikasi kreatif dan berkas beresolusi tinggi.

ASUS menyebut superchip NVIDIA RTX Spark™ yang digunakan pada kedua perangkat menggabungkan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 inti dan CPU Grace dengan 20 inti. Kemampuan pemrosesan AI diklaim mencapai hingga 1 petaflop pada jalur FP4.

Selain mendukung pemrosesan AI lokal, perangkat ini dilengkapi dukungan CUDA serta mesin media untuk akselerasi pengodean dan penguraian video, termasuk format 4:2:2 dan encoder AV1.

Untuk kebutuhan produksi visual, ProArt P14 mengusung layar sentuh ASUS Lumina Pro OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 2.8K. Adapun ProArt P16 menggunakan layar 16 inci beresolusi UHD+.

Kedua layar memiliki cakupan warna 100% DCI-P3, validasi PANTONE, dukungan 1,07 miliar warna, dan refresh rate 120Hz. Perbedaannya terletak pada sertifikasi VESA DisplayHDR True Black, yakni True Black 1000 untuk P14 dan True Black 1400 untuk P16.

ASUS Indonesia mengklaim ProArt P14 mampu menjalankan model AI generatif secara lokal melalui ComfyUI Desktop tanpa koneksi internet. Pengujian internal tersebut menggunakan perangkat dengan unified memory 64GB dan aplikasi berbasis ARM64 dengan jalur CUDA.

Dalam skenario pertama, ASUS menjalankan Qwen Image 2.1 dengan kuantisasi INT8 untuk mengolah foto produk menjadi adegan sinematik pada resolusi 1.024 piksel dengan 40 langkah pemrosesan. Penggunaan memori GPU tercatat mencapai puncak 19,8GB.

Pada skenario kedua, ASUS menggunakan model MiniMax H3 dengan kuantisasi INT8 untuk mengubah satu foto menjadi video berdurasi lima detik yang dilengkapi audio. Dengan pengaturan 0,7 megapiksel dan mode turbo, proses tersebut diselesaikan dalam waktu 5 menit 54 detik, dengan penggunaan memori GPU puncak 28,1GB.

ASUS menyatakan hasil pengujian dapat berbeda bergantung pada versi aplikasi, pengandar perangkat, dan pengaturan yang digunakan.

Selain ComfyUI Desktop, ASUS juga mendemonstrasikan penggunaan Hermes Agent dengan model bahasa lokal. Aplikasi tersebut dapat digunakan untuk membantu membaca folder proyek, merangkum brief klien, serta menyusun draf naskah atau takarir ke dalam berkas baru.

Meski demikian, ComfyUI Desktop, Hermes Agent, dan model AI yang digunakan tidak tersedia sebagai aplikasi bawaan. Pengguna perlu mengunduh dan mengonfigurasikannya secara mandiri sesuai kebutuhan.

ASUS juga menyoroti pemanfaatan CUDA untuk mendukung pekerjaan kreatif dengan beban komputasi tinggi, termasuk penyuntingan video 8K menggunakan DaVinci Resolve Studio.

Di sisi mobilitas, ASUS ProArt P14 memiliki bobot 1,4 kilogram dengan ketebalan 1,39 sentimeter dan baterai 90Wh. Sementara itu, ProArt P16 berbobot 1,7 kilogram, memiliki ketebalan 1,29 sentimeter, serta baterai 99,9Wh.

Keduanya mendukung pengisian daya melalui adaptor USB Type-C 140W yang disertakan dalam paket penjualan. ASUS juga menyebut kedua perangkat telah melewati pengujian ketahanan berdasarkan standar militer Amerika Serikat MIL-STD 810H.

Untuk layanan purnajual, ASUS memberikan garansi internasional selama tiga tahun dan ASUS VIP Perfect Warranty selama tiga tahun, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Perlindungan VIP Perfect Warranty mencakup kerusakan akibat kecelakaan pemakaian.

Pemilik perangkat juga memperoleh akses ke ASUS Premium Services, termasuk layanan penjemputan dan pengantaran unit servis tanpa biaya, antrean perbaikan prioritas melalui FastLane, serta layanan pembersihan perangkat Laptop Spa. ASUS menyatakan layanan purnajualnya tersedia melalui 141 pusat layanan di Indonesia.

ASUS membuka periode pre-order kedua laptop tersebut hingga 23 Oktober 2026. Selama periode promosi, konsumen dapat memperoleh harga khusus yang lebih rendah daripada harga resmi.

Adapun harga ASUS ProArt P14 dan P16 di Indonesia, ASUS ProArt P14 (H7407BA) Rp80.999.000 sampai Rp79.999.000 dan ASUS ProArt P16 (H7607BA) Rp113.999.000 sampai Rp112.999.000. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
asus