Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Harga Tiket Pesawat di Balikpapan Melambung, Otoritas Bandara Pastikan Tarif Kelas Ekonomi Masih Sesuai Aturan

R
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.
Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.

Advertisement

 

PROKAL.CO- Keluhan masyarakat mengenai mahalnya harga tiket pesawat di Balikpapan belakangan ini akhirnya mendapat respons resmi dari pihak berwenang. Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VII Balikpapan menegaskan bahwa anggapan adanya kenaikan harga secara menyeluruh tidaklah sepenuhnya tepat, terutama untuk penerbangan kelas ekonomi yang menjadi tumpuan masyarakat luas.

Kepala Otban Wilayah VII Balikpapan, Ferdinan Nurdin, memastikan bahwa harga tiket untuk kelas ekonomi hingga saat ini masih tetap konsisten mengacu pada regulasi Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, belum ada perubahan kebijakan terkait batas harga tersebut, sehingga maskapai tidak diperkenankan menjual tiket ekonomi melampaui koridor yang ada.

Advertisement

Ferdinan menjelaskan bahwa lonjakan harga yang dikeluhkan sebagian penumpang kemungkinan besar dipengaruhi oleh faktor pemilihan jenis layanan. "Tarif ekonomi tetap berada dalam koridor regulasi, jadi ini bukan kenaikan menyeluruh," tegasnya. Ia menambahkan bahwa harga yang terasa sangat tinggi biasanya ditemukan pada kelas bisnis atau rute penerbangan dengan banyak transit, di mana skema harganya memang tidak diatur secara ketat oleh batas tarif pemerintah.

Sebagai langkah nyata untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah telah meluncurkan berbagai kebijakan strategis, termasuk pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen untuk tiket kelas ekonomi melalui skema Ditanggung Pemerintah (DTP). Kebijakan ini diharapkan dapat menekan harga jual akhir sehingga lebih terjangkau oleh calon penumpang.

Selain dukungan insentif pajak, pemerintah juga telah menyiapkan anggaran jumbo sekitar Rp2,6 triliun guna menjaga stabilitas harga tiket pesawat dalam waktu dekat. Melalui serangkaian langkah mitigasi ini, masyarakat diharapkan tidak perlu merasa cemas berlebihan dalam mengakses transportasi udara, karena pemerintah terus berkomitmen menjaga keterjangkauan penerbangan kelas ekonomi di tengah dinamika pasar. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Langit Kalimantan Dikepung Asap! 390 Penerbangan Kacau Parah, Angka Batal dan Delay Melonjak Tajam

Langit Kalimantan Dikepung Asap! 390 Penerbangan Kacau Parah, Angka Batal dan Delay Melonjak Tajam

Langit Kalimantan Dikepung Asap! 390 Penerbangan Kacau Parah, Angka Batal dan Delay Melonjak Tajam

Trafik Penumpang Domestik Sepinggan Anjlok 10,52%, Pesona IKN Justru Sedot Puluhan Ribu Turis Asing

Trafik Penumpang Domestik Sepinggan Anjlok 10,52%, Pesona IKN Justru Sedot Puluhan Ribu Turis Asing

SAMARINDA – Pergerakan angkutan udara di Kalimantan Timur (Kaltim) sepanjang Januari hingga September 2026 menunjukkan tren penurunan diband

Kabut Asap Karhutla Mereda, Penerbangan di Kaltim dan Kaltara Mulai Pulih Beda Halnya dengan Kalteng

Kabut Asap Karhutla Mereda, Penerbangan di Kaltim dan Kaltara Mulai Pulih Beda Halnya dengan Kalteng

Otban Wilayah VII Balikpapan mencatat 304 penerbangan terdampak karhutla pada periode 21–27 September 2026, dengan penurunan 25,7 pers

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer