Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Generasi Z dalam Bayang-bayang Diabetes: DKK Balikpapan Ingatkan Bahaya Gagal Ginjal di Usia Muda

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Ilustrasi tes tekanan darah pada penderita diabetes (freepik.com)
Ilustrasi tes tekanan darah pada penderita diabetes (freepik.com)

Advertisement

BALIKPAPAN – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengeluarkan peringatan serius bagi para orang tua dan generasi muda terkait meningkatnya ancaman penyakit tidak menular (PTM). Kebiasaan mengonsumsi makanan olahan serta minuman tinggi gula kini menjadi pemicu utama munculnya penyakit kronis seperti diabetes melitus dan gangguan ginjal sejak usia produktif.

Kepala DKK Balikpapan, Alwiati, menekankan bahwa pola makan generasi Z saat ini sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. Ia menyayangkan kebiasaan orang tua yang sering membiasakan anak-anak mengonsumsi produk kemasan dan minuman berpemanis sejak dini, yang tanpa disadari menanam "bom waktu" kesehatan bagi masa depan mereka.

“Lingkungan keluarga adalah kunci utama. Sangat penting bagi orang tua untuk tidak membiasakan anak-anak mereka dengan minuman berpemanis atau makanan instan sejak kecil,” tegas Alwiati pada Selasa (28/4).

Advertisement

Paparan gula berlebih dalam jangka panjang bukan hanya merusak metabolisme yang berujung pada diabetes, tetapi juga memaksa organ ginjal bekerja ekstra keras. Alwiati menjelaskan bahwa jika pola hidup ini tidak segera diubah, risiko kerusakan fungsi ginjal permanen yang memerlukan terapi cuci darah bisa menghantui remaja di Balikpapan jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.

Kemudahan akses terhadap makanan cepat saji dan tren minuman kekinian menjadi tantangan berat bagi kesehatan modern. Tanpa adanya kontrol yang ketat, generasi Z akan terus terpapar pola konsumsi yang merusak organ dalam mereka secara perlahan namun pasti.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Balikpapan kini gencar mempromosikan gerakan “Hidup Manis Tanpa Gula”. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat untuk membatasi asupan gula harian dan beralih ke konsumsi makanan alami serta memperbanyak minum air putih.

Advertisement

Alwiati berharap perubahan kecil yang dimulai dari meja makan di rumah dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup generasi mendatang. Edukasi mengenai pentingnya makanan segar tanpa bahan tambahan berlebih menjadi prioritas DKK Balikpapan guna memastikan pemuda di Kota Beriman tetap produktif dan terhindar dari ancaman penyakit berat di usia muda. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jangan Abaikan! 4 Sinyal Peringatan Kencing Manis Ini Muncul 5 Tahun Sebelum Ginjal Bocor

Jangan Abaikan! 4 Sinyal Peringatan Kencing Manis Ini Muncul 5 Tahun Sebelum Ginjal Bocor

Percakapan dengan Gemini buat berita baru tentang dustin poirier ditangkap: Seorang polisi menemukan bahwa penumpang yang baru saja dikeluarkan dari pesawat adalah petarung UFC (Dustin Poirier) dan m

Bukan Cuma Mata Capek, Ini Cara Jujur Tubuh Membocorkan Gejala Diabetes 5 Tahun Lebih Awal

Bukan Cuma Mata Capek, Ini Cara Jujur Tubuh Membocorkan Gejala Diabetes 5 Tahun Lebih Awal

Jangan Salahkan Mata Capek: Saat Organ Tubuh Berteriak Mengirim Sinyal Diabetes Sebelum Tes Darah Anda Rusak Pernahkah Anda tiba-tiba mendapati pandangan mata sedikit kabur, berbayang, atau mendadak m

Sering Disangka Lelah Biasa, Waspadai 7 Tanda Tersembunyi Diabetes yang Jarang Disadari

Sering Disangka Lelah Biasa, Waspadai 7 Tanda Tersembunyi Diabetes yang Jarang Disadari

Sering Disangka Lelah Biasa, Waspadai 7 Tanda Tersembunyi Diabetes yang Jarang Disadari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer