Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Syafruddin Pernyata Ibaratkan Membaca dengan Mengisi Waduk, Singgung Relevansi Buku Cetak Zaman Now  

Faroq Zamzami
Penulis: Faroq Zamzami❯
MEMBACA BIKIN CERDAS: Syafruddin Pernyata (kiri) saat Workshop Kelas Motivasi dan Musikalisasi Literasi di Gedung Dispusip Kota Balikpapan, Rabu (29/7/2026). FAROQ ZAMZAMI/PROKAL.CO
MEMBACA BIKIN CERDAS: Syafruddin Pernyata (kiri) saat Workshop Kelas Motivasi dan Musikalisasi Literasi di Gedung Dispusip Kota Balikpapan, Rabu (29/7/2026). FAROQ ZAMZAMI/PROKAL.CO

Advertisement

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Membaca seperti mengisi waduk.

Pengibaratan itu digunakan Syafruddin Pernyata saat berbicara di depan puluhan siswa dan mahasiswa dalam Workshop Kelas Motivasi dan Musikalisasi Literasi di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Balikpapan, Rabu (29/7/2026).

Workshop ini rangkaian roadshow literasi yang digelar di Kota Minyak, sebutan Balikpapan, oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip bersama Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB).

Sebelumnya, di tempat sama, dihelat Mendongeng bersama Bunda Literasi, Nurlena Rahmad Mas’ud, yang dihadiri sejumlah murid SD. Roadshow juga dirangkai dengan pelantikan pengurus GPMB Balikpapan Periode 2026-2030.

Saat workshop, Syafruddin Pernyata yang merupakan budayawan, penulis, dan pemerhati literasi di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengatakan membaca bagaikan mengisi waduk. 

Advertisement

Perumpamaannya, waduk adalah otak manusia, jika tak diisi air akan kosong. Membaca sama dengan mengisi. Setiap buku yang dibaca akan menambah pengetahuan dan wawasan. 

“Waduk adalah diri kita. Semakin banyak membaca semakin penuh pengetahuan. Sementara ilmu ibaratnya air yang mengalir. Pengetahuan yang tersimpan siap digunakan kapan saja. Ilmu yang mengalir itu memberi manfaat pada diri sendiri dan orang lain,” katanya. 

Kata dia, sejarah membuktikan kecerdasan mudah diperoleh dengan membaca. Orang-orang hebat, macam penemu lampu pijar Thomas Edison, penemu listrik AC Nikola Tesla, hingga bapak fisika modern Isaac Newton adalah pembaca yang tekun. 

“Mau cerdas ya harus membaca,” katanya.

Terkait media baca, dia juga menyinggung masih relevankah membaca buku cetak?

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggaran Terbatas, GPMB Kaltim Inisiatif Gelar Seleksi Lomba Bertutur di Empat Daerah

Anggaran Terbatas, GPMB Kaltim Inisiatif Gelar Seleksi Lomba Bertutur di Empat Daerah

Gerakan Pembudayaan Minat Baca (GPMB) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar seleksi mandiri demi menjangkau daerah-daerah yang terkendala anggaran dalam mengikuti Lomba Bertutur Tingkat Provinsi Kaltim.

Ingatkan Orang Tua, Awasi Anak agar Tak Terlibat Balapan Liar hingga Narkoba

Ingatkan Orang Tua, Awasi Anak agar Tak Terlibat Balapan Liar hingga Narkoba

Bhabinkamtibmas Kelurahan Graha Indah, Polsek Balikpapan Utara, Aiptu Ardian Wempi Antariksa, kembali mengingatkan warga selalu waspada.

Junjung Sportivitas dan Perkuat Silaturahmi Wartawan, Porwada Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan

Junjung Sportivitas dan Perkuat Silaturahmi Wartawan, Porwada Kaltim 2026 Digelar di Balikpapan

Porwada IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 dibuka di Aula Rumah Dinas Wali Kota Balikpapan, Rabu, 4 November 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer