Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petani di Kabupaten Berau Semakin Waspada, Puluhan Hektare Lahan Sawah Mereka Dapat Serangan

R
ILUSTRASI: Penanganan terhadap serangan hama wereng di areal persawahan di Kabupaten Berau, terus diintensifkan. IZZA/BERAU POST
ILUSTRASI: Penanganan terhadap serangan hama wereng di areal persawahan di Kabupaten Berau, terus diintensifkan. IZZA/BERAU POST

Advertisement

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Petani di Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, kini tengah meningkatkan kewaspadaan. Betapa tidak, lahan persawahan mereka mendapat serangan dari hama wereng.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Berau pun sudah turun tangan. Langkah penanganan dilakukan sebagai upaya melindungi produktivitas pertanian serta meminimalkan potensi kerugian yang dialami petani.

Fungsional Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman DTPHP Berau, Bambang Sujatmiko, menyebut laporan yang diterima pihaknya hingga 20 Juli, sebanyak 10 hektare lahan sawah di Kampung Semurut telah terdampak serangan hama.

Selain itu, terdapat 97 hektare lahan lainnya yang saat ini berstatus waspada, sehingga memerlukan pemantauan dan pengendalian secara intensif.

Dijelaskan jenis hama yang menyerang tanaman padi petani adalah wereng batang cokelat (WBC) dan wereng hijau.

Advertisement

Kedua jenis hama tersebut dikenal memiliki kemampuan berkembang biak dengan cepat dan dapat menyerang tanaman hingga ke bagian batang, sehingga berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman padi.

"Per tanggal 20 Juli kemarin, sudah sepuluh hektare area sawah di Semurut yang terkena hama dan ada 97 hektare lagi yang kami masukkan status waspada serangan hama," ujarnya, Selasa (21/7/2026). 

DTPHP Berau juga telah menyampaikan laporan secara resmi kepada UPTD PTPH Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Untuk memperoleh dukungan serta bantuan bahan pengendali hama guna memperkuat upaya penanganan di lapangan.

Pihaknya kemudian meminta para petani agar melaksanakan pengendalian hama secara serentak. Upaya pengendalian bersama dinilai penting untuk menekan perkembangan populasi wereng sehingga penyebarannya tidak semakin meluas ke lahan pertanian lainnya.

Berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan menunjukkan tingkat kepadatan populasi hama berbeda pada setiap rumpun tanaman padi.

Advertisement
Editor : Faroq Zamzami
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur BERAU – Sinergi ketat aparat kepolisian kemb

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo 2026 dibuka di lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Jumat, 16 Oktober 2026. Event berlangsung hingga 25 Oktober 2026.

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer