Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pulau Maratua yang Lagi Ramai Dikunjungi Wisatawan dari Benua Biru

R
WISATAWAN ASING: Wisatawan asing terpantau memadati Pulau Maratua, Kabupaten Berau. SENO/BERAU POST
WISATAWAN ASING: Wisatawan asing terpantau memadati Pulau Maratua, Kabupaten Berau. SENO/BERAU POST

Advertisement

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Pulau Maratua di Kabupaten Berau, kembali menjadi salah satu tujuan wisata favorit selama libur panjang akhir pekan alias long weekend, bertepatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Menariknya, kunjungan pada momentum long weekend kali ini lebih didominasi wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari benua biru, Eropa.

Advertisement

Camat Maratua, Ashari, mengatakan berdasarkan pantauan di lapangan, wisatawan asing terlihat lebih banyak dibandingkan wisatawan lokal yang berkunjung selama masa libur panjang tersebut.

“Musimnya sedang dipenuhi wisatawan asing asal Eropa,” ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, kondisi tersebut terlihat dari aktivitas wisatawan di sejumlah kawasan dan resor di Pulau Maratua. Beberapa resor bahkan disebut telah dipenuhi wisatawan mancanegara selama periode libur panjang.

“Wisatawan lokal saat long weekend ini sedikit,” katanya.

Meski demikian, data resmi terkait jumlah kunjungan wisatawan selama long weekend tersebut masih menunggu laporan dari masing-masing pengelola resor. 

Pemerintah kecamatan masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk mendapatkan gambaran mengenai tingkat kunjungan wisatawan.

“Beberapa resor itu penuh, tetapi laporannya belum masuk,” jelas Ashari.

Kondisi ini menunjukkan daya tarik Maratua sebagai destinasi wisata bahari tetap kuat di mata wisatawan internasional.

Tingginya kunjungan wisatawan tersebut sekaligus menjadi peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata.

Aktivitas wisata, penginapan, transportasi, hingga penyediaan kebutuhan wisatawan turut bergerak seiring meningkatnya kunjungan.

Namun, di tengah tingginya aktivitas wisata, Kecamatan Maratua masih menghadapi sejumlah kebutuhan fasilitas penunjang. Salah satunya berkaitan dengan kebersihan kawasan wisata yang membutuhkan tambahan tenaga untuk menjaga lingkungan tetap nyaman bagi wisatawan.

“Kami saat ini butuh tenaga kebersihan,” ungkapnya.

Selain kebersihan, ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian.

Terlebih, kondisi saat ini memasuki musim kemarau yang berpotensi memengaruhi pasokan air bersih bagi masyarakat maupun sektor pariwisata.

Ashari berharap, tingginya kunjungan wisatawan dapat terus dipertahankan dengan diimbangi peningkatan fasilitas penunjang. 

Dengan demikian, Maratua tidak hanya mampu menarik wisatawan mancanegara, tetapi juga memberikan pengalaman wisata yang nyaman sekaligus mendukung perkembangan ekonomi masyarakat setempat. (sen/far)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur

Sabu 15 Kg Asal Malaysia Gagal Tembus Samarinda, Tim Gabungan Bekuk Tiga Kurir di Gunung Tabur BERAU – Sinergi ketat aparat kepolisian kemb

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo Jadi Ajang Promosi dan Capaian Pembangunan Daerah

Berau Expo 2026 dibuka di lapangan GOR Pemuda, Tanjung Redeb, Jumat, 16 Oktober 2026. Event berlangsung hingga 25 Oktober 2026.

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Bupati Berau Sri Juniarsih Minta Dukungan Kemendagri Perkuat Penanganan Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer