Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mahasiswa KKN UGM Petakan Cadangan Karbon Teluk Sulaiman di Berau, Dukung Perlindungan Hutan

R
KONTRIBUSI: Hasil pemetaan cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kabupaten Berau. ISTIMEWA
KONTRIBUSI: Hasil pemetaan cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kabupaten Berau. ISTIMEWA

Advertisement

PROKAL.CO, BERAU-Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, Unit 2026-KI003 Sub Unit Kampung Teluk Sulaiman, Tafwid Mahabbah, melaksanakan program kerja pemetaan estimasi cadangan karbon di Kampung Teluk Sulaiman, Kecamatan Biduk-Biduk, Kabupaten Berau. 

Peta tersebut dibuat pada 12 Juli 2026 dan dipresentasikan pada 28 Juli 2026 sebagai upaya menyediakan gambaran awal mengenai distribusi cadangan karbon sekaligus mendukung pengelolaan dan perlindungan hutan di Kampung Teluk Sulaiman.

Program kerja tersebut dilakukan melalui pemanfaatan data spasial ESA CCI Above-Ground Biomass yang diintegrasikan menjadi data estimasi cadangan karbon. 

Pengolahan data memanfaatkan citra satelit beresolusi tinggi untuk memperoleh gambaran spasial mengenai kondisi tutupan vegetasi dan potensi penyimpanan karbon. 

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa cadangan karbon di wilayah Kampung Teluk Sulaiman terkonsentrasi pada tiga tutupan vegetasi utama. Yaitu, hutan rimba, semak belukar, dan mangrove.

Advertisement

Berdasarkan hasil estimasi, kawasan hutan rimba memiliki cadangan karbon terbesar. Yakni, 1.089.708,782 ton C, dengan rata-rata cadangan karbon sebesar 135,623 ton C/hektare (ha).

Sementara itu, semak belukar memiliki estimasi cadangan karbon sebesar 29.618,524 ton C dengan rata-rata 119,270 ton C/ha, sedangkan mangrove memiliki estimasi sebesar 4.547,925 ton C dengan rata-rata 125,845 ton C/ha.

Hasil tersebut menunjukkan pentingnya keberadaan tutupan hutan dan vegetasi dalam menjaga cadangan karbon di wilayah kampung.

Meski demikian, peta yang dihasilkan masih merupakan estimasi awal sehingga belum dapat digunakan sebagai dasar perdagangan karbon maupun inventarisasi karbon resmi. 

Hasil tersebut memerlukan verifikasi lapangan, pengelolaan data yang lebih terstruktur, serta pemantauan secara berkala untuk memperoleh informasi yang lebih akurat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Rakit Prototipe Inovasi Penampungan Air Hujan Terintegrasi untuk Hadapi Krisis Air di Pesisir

Rakit Prototipe Inovasi Penampungan Air Hujan Terintegrasi untuk Hadapi Krisis Air di Pesisir

Warga Kampung Giring-Giring di wilayah pesisir Kecamatan Bidukbiduk, Kabupaten Berau, harus menghadapi tantangan ketersediaan air.

Liburan ke Danau Labuan Cermin Sekarang Semakin Nyaman, Ada Panduan Spot-spotnya

Liburan ke Danau Labuan Cermin Sekarang Semakin Nyaman, Ada Panduan Spot-spotnya

Mahasiswa KKN UGM di Kabupaten Berau meluncurkan karya kolaboratif berupa Album Peta Spot Wisata Danau Labuan Cermin dan Direktori Digital.

Mentan Amran Tantang Kampus Ciptakan Inovasi, Indonesia Menuju Negara Superpower Pangan

Mentan Amran Tantang Kampus Ciptakan Inovasi, Indonesia Menuju Negara Superpower Pangan

Mentan RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan perguruan tinggi, ilmuwan, dan lembaga riset menjadi kunci utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai superpower melalui kekuatan pangan. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer