Bupati Berau Sri Juniarsih Mas Pantau Operasional SPBU 24 Jam, Berharap Antrean BBM Terurai

PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, meninjau langsung operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24 jam di Km 5, beberapa waktu lalu. Peninjauan dilakukan saat dirinya singgah untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) sekitar pukul 22.35 Wita.
Dalam kesempatan tersebut, Sri Juniarsih Mas turut memantau sistem pelayanan dan antrean kendaraan di SPBU yang kini beroperasi selama 24 jam tersebut. Ia menilai, penerapan sistem pendataan kendaraan yang terintegrasi antarlokasi SPBU menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pelayanan berjalan tertib.
Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan aktivitas pengisian BBM kendaraan terdeteksi di seluruh SPBU.
Dengan demikian, kendaraan yang telah mengisi BBM di satu lokasi tidak dapat kembali mengisi di SPBU lain dalam periode yang sama sesuai ketentuan sistem.
Baca Juga: Bakal Keren Ini, Bupati Berau ke Kemenhub, Usulkan Kapal Wisata Transparan hingga Dermaga Apung
“Setiap mereka mengisi, itu terdeteksi di seluruh SPBU. Jadi, mengisi di SPBU Kilometer Lima tidak bisa mengisi lagi di Bujangga, misalnya,” ujarnya.
Ia berharap, penerapan sistem tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh haknya untuk membeli BBM sekaligus mencegah pengisian berulang yang berpotensi menghambat pelayanan bagi pengguna lainnya.
Selain memeriksa sistem pelayanan, Sri Juniarsih juga memperhatikan kondisi antrean kendaraan di lokasi. Ia melihat masyarakat cukup tertib dalam mengantre dan berharap operasional sepanjang hari dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini berpotensi mengular di sejumlah SPBU.
Menurutnya, penambahan waktu pelayanan menjadi salah satu upaya untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan BBM. Dengan pelayanan yang tersedia selama 24 jam, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk melakukan pengisian tanpa harus bergantung pada jam operasional tertentu.
“Ini memang sebuah kemajuan pelayanan. Mudah-mudahan benar-benar mengurangi antrean dan memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Sri Juniarsih mengapresiasi, langkah yang dilakukan dalam meningkatkan pelayanan pengisian BBM di Kabupaten Berau. Namun, ia mengingatkan bahwa optimalisasi pelayanan tidak hanya bergantung pada jam operasional dan sistem pendataan kendaraan, tetapi juga perlu didukung ketersediaan stok BBM.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




