PROKAL.CO, TANJUNG REDEB – Dinas Pangan Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menggelar Gerakan Pangan Murah dan Gelar Pangan Lokal selama dua hari.
Pada 27-28 Februari 2025 di halaman kantor Dinas Pangan Berau, Jalan Murjani I.
Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses pangan berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Kegiatan ini rutin dilakukan terutama menjelang hari-hari besar keagamaan guna membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Kegiatan ini kita adakan menghadapi hari-hari besar seperti Ramadan dan Lebaran. Gerakan pangan murah ini bertujuan menekan lonjakan harga kebutuhan pokok," ucapnya saat ditemui di lokasi kegiatan, Kamis (27/2/2025).
Adapun harga yang ditawarkan langsung dari distributor, sehingga masyarakat bisa mendapatkan barang lebih murah.
Seperti beras premium seharga Rp 145.000 per 10 kilogram dan telur seharga Rp 55.000 per kilogram.
Selain beras dan telur, berbagai bahan pokok lainnya juga disediakan.
Di antaranya, bawang merah Rp 35 ribu per kilogram, bawang putih Rp 43 ribu per kilogram, minyak goreng Rp 19 ribu per liter, gula pasir Rp 19 ribu per kilogram, dan daging sapi Rp 125 ribu per kilogram.
Dalam kegiatan ini, pihaknya juga menggandeng Bulog untuk menyediakan sebagian komoditas, serta Perumda Bhakti Praja untuk menyediakan telur ayam lokal.
Tak hanya menyediakan bahan pangan murah, tetapi juga melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Produk lokal seperti sayur-sayuran segar, telur bebek, telur puyuh, hingga aneka olahan pangan khas Berau turut meramaikan gelaran ini.
“Kami juga ingin memperkenalkan produk lokal dari KWT binaan kami. Dengan melibatkan KWT dan UMKM, masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan sehat dan berkualitas, sekaligus mendukung perekonomian lokal,” jelasnya.
Sebelumnya, Dinas Pangan Berau juga telah melaksanakan gerakan serupa di tiga kecamatan, yakni Teluk Bayur, Sambaliung, dan Gunung Tabur.
Rakhmadi memastikan program ini akan terus dilaksanakan di kecamatan lainnya, kecuali wilayah yang sulit dijangkau seperti Kecamatan Maratua.
“Kita berupaya merata ke semua kecamatan. Untuk daerah yang sulit dijangkau, kita akan tetap menyiapkan beras, gula, dan minyak goreng di kios pangan hingga tujuh hari sebelum Lebaran,” jelasnya.
Kegiatan pangan murah ini diharapkan mampu membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga jelang Ramadan sekaligus memperkenalkan produk pangan lokal yang berkualitas.
“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini, karena selain harga lebih murah, kualitas pangan yang ditawarkan juga terjamin,” jelasnya.
Salah satu warga Kelurahan Karang Mulyo, Aisyah, mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan pangan murah ini.
Menurutnya, harga kebutuhan pokok yang ditawarkan jauh lebih terjangkau dibandingkan di pasaran.
“Alhamdulillah, sangat membantu. Harga beras, telur, dan minyak goreng di sini lebih murah. Apalagi menjelang Ramadan, harga-harga di pasar biasanya naik. Kalau bisa, kegiatan seperti ini diadakan lebih sering,” ujarnya. (*/aja/far)
Editor : Faroq Zamzami