Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gebrakan Baru Sektor Properti: KPR Tenor 40 Tahun Resmi Berlaku, Angsuran Rumah Makin Ringan untuk Rakyat!

R
Ilustrasi perumahan.
Ilustrasi perumahan.

Advertisement

JAKARTA — Kabar gembira bagi masyarakat yang mendambakan hunian pribadi. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi menetapkan pemberlakuan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga jangka waktu 40 tahun. Kebijakan revolusioner ini dirancang sedemikian rupa melalui skema matang yang tidak hanya aman bagi perbankan nasional, tetapi juga memberikan manfaat finansial yang nyata bagi masyarakat luas.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa perpanjangan masa kredit yang sangat panjang ini merupakan wujud nyata dukungan penuh terhadap arahan Presiden. Pemerintah berkomitmen membuat skema-skema yang bisa dijalankan dengan baik, sehingga kepemilikan rumah bukan lagi sekadar impian yang sulit dijangkau. Komite terkait telah menyetujui masa tenor 40 tahun ini agar dapat segera diimplementasikan oleh sektor perbankan.

Selain memperpanjang masa tenor KPR, pemerintah juga membawa angin segar terkait kepastian suku bunga untuk perumahan subsidi. Negara memastikan bahwa besaran bunga KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah tapak subsidi tetap konsisten ditahan di angka 5 persen. Langkah ini diambil demi menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah dalam mencicil hunian tapak mereka.

Advertisement

Sementara itu, bagi masyarakat yang memilih hunian vertikal, pemerintah menyetujui besaran bunga untuk rumah susun (rusun) subsidi berada di angka 6 persen. Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk pemenuhan kebutuhan hunian di area perkotaan yang semakin padat.

"Kita putuskan bunga untuk rumah tapak subsidi tetap 5 persen. Jadi, kita konsisten bagaimana program arahan Presiden Prabowo rumah tapak subsidi tetap bunganya 5 persen. Yang ketiga, rusun subsidi, bunganya tetap 6 persen," ujar Maruarar Sirait dalam keterangannya di Jakarta.

Guna memastikan program ini berjalan cepat dan tepat sasaran, pemerintah meminta BP Tapera bergerak agresif untuk mengejar target kuota pembiayaan yang disiapkan sebanyak 350.000 unit rumah. Koordinasi intensif dengan pihak perbankan dan asosiasi pengembang terus dipacu. Kemudahan ini semakin lengkap karena Presiden juga memberikan insentif luar biasa berupa pembebasan biaya wajib, di mana masyarakat kini bisa menikmati fasilitas bebas Biaya Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta gratis Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ketika Pasangan Berzodiak Pisces Minta Me-Time: Jangan Panik, Ini 4 Trik Cerdas Luluhkan Hatinya Tanpa Banyak Drama

Ketika Pasangan Berzodiak Pisces Minta Me-Time: Jangan Panik, Ini 4 Trik Cerdas Luluhkan Hatinya Tanpa Banyak Drama

Saat seorang wanita Pisces mengatakan bahwa ia "sedang ingin sendiri dan tenang", hal itu bukanlah sebuah penolakan personal atau tanda bahwa dia membenci Anda. Itu adalah sinyal darurat bahwa baterai

Anggota DPRD Balikpapan Turun Tangan, Pengembang Janji Tuntaskan Rumah Konsumen Rampung Akhir Juli 2026

Anggota DPRD Balikpapan Turun Tangan, Pengembang Janji Tuntaskan Rumah Konsumen Rampung Akhir Juli 2026

Seorang konsumen kembali mendatangi kantor pengembang PT Mutiara Bahagia Abadi atau Perumahan Balikpapan Regency di kawasan Perumahan Balikpapan Regency, Jumat (19/6) siang. Kedatangannya untu

Makin Sulit Punya rumah di Balikpapan, Harga Melambung Tinggi saat Daya Beli Sedang Menguji

Makin Sulit Punya rumah di Balikpapan, Harga Melambung Tinggi saat Daya Beli Sedang Menguji

Berdasarkan data indikator keuangan per triwulan I 2026, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) di Kota Minyak ini melonjak di angka 107,67 atau tumbuh sebesar 1,44 persen secara tahunan (year on ye

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer