Indosat Bidik Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Teknologi, Jaringan 5G Jadi Mesin Baru Aktivitas Digital Balikpapan

PROKAL.co, BALIKPAPAN – Pertumbuhan aktivitas digital masyarakat menjadi salah satu pertimbangan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dalam memperkuat jaringan 5G di Balikpapan.
Kota minyak tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai pusat aktivitas digital, terlebih posisinya sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Penguatan jaringan generasi kelima itu tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kecepatan akses internet pelanggan, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan ekonomi digital.
Mulai dari pelaku usaha, pekerja, kreator konten, hingga sektor pendidikan dan UMKM semakin bergantung pada konektivitas yang cepat dan stabil.
Inilah yang disampaikan Executive Vice President (EVP) Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto dan VP Head of Region Kalimantan Indosat Ooredoo Hutchison, Sugiyanto saat acara Media Update Indosat 5G bersama Indosat Ooredoo di Kanto Indosat Jalan MT Haryono Balikpapan, Sabtu (1/8).
Sugiyanto menyebut perkembangan penggunaan internet di Balikpapan terus menunjukkan perubahan seiring semakin banyaknya aktivitas masyarakat yang beralih ke ruang digital.
Menurut dia, kondisi tersebut menjadi alasan Balikpapan masuk dalam prioritas pengembangan layanan 5G Indosat di Kalimantan. “Penggunaan internet saat ini terus berkembang. Aktivitas masyarakat sudah banyak dilakukan secara digital, mulai dari bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga menikmati hiburan. Karena itu kami terus memperkuat jaringan agar pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik,” kata Sugiyanto saat paparan.
Trafik Video dan Media Sosial Mendominasi
Berdasarkan pemetaan trafik data Indosat, konsumsi layanan 5G di Balikpapan banyak berasal dari aplikasi berbasis video dan media sosial.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap jaringan dengan kapasitas besar tidak lagi sebatas untuk komunikasi dasar. Konsumsi video, produksi konten, aktivitas media sosial, hingga layanan digital lainnya ikut mendorong kebutuhan terhadap koneksi berkecepatan tinggi.
Sugiyanto menilai perkembangan tersebut menjadi gambaran bahwa ekosistem digital di Balikpapan semakin tumbuh. Karena itu, keberadaan 5G dipandang bukan sekadar peningkatan teknologi jaringan, melainkan bagian dari infrastruktur yang menopang aktivitas ekonomi dan produktivitas masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




