Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Debit Sungai Mahakam Menurun, Pertamina Optimalkan Distribusi BBM ke Mahakam Ulu

M
Pertamina optimalkan penyaluran BBM ke Mahakam Ulu.
Pertamina optimalkan penyaluran BBM ke Mahakam Ulu.

Advertisement

PROKAL.CO, SAMARINDA - Penurunan debit Sungai Mahakam pada musim kemarau mulai memengaruhi mobilisasi bahan bakar minyak ke sejumlah wilayah di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengoptimalkan distribusi untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi.

Kondisi tersebut terutama menjadi tantangan untuk wilayah Long Apari. Hingga kini, mobilisasi BBM menuju kawasan tersebut masih mengandalkan jalur sungai karena akses jalan Long Bagun–Long Apari belum tersambung sepenuhnya.

BBM di Mahakam Ulu.
BBM di Mahakam Ulu

Advertisement

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, perusahaan terus memantau ketersediaan stok di lembaga penyalur sekaligus menyesuaikan pola distribusi dengan kondisi jalur transportasi.

“Kami memahami kebutuhan masyarakat di Mahakam Ulu dan berupaya memastikan penyaluran BBM tetap berjalan dengan baik,” kata Edi, Selasa (11/8/2026).

Pertamina optimalkan penyaluran BBM ke Mahakam Ulu.
Pertamina optimalkan penyaluran BBM ke Mahakam Ulu.

Advertisement

Menurut dia, pengaturan distribusi dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan stok, kondisi jalur transportasi, serta kebutuhan masyarakat di setiap wilayah. Koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah dan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pertamina memastikan ketersediaan BBM di lembaga penyalur di Mahakam Ulu masih ada. Persoalan utama saat ini lebih berkaitan dengan mobilisasi BBM menuju wilayah yang aksesnya masih sangat bergantung pada transportasi sungai.

Penurunan debit Sungai Mahakam membuat pergerakan angkutan menjadi lebih terbatas. Kondisi geografis Mahakam Ulu yang berada di kawasan pedalaman juga membuat biaya dan waktu distribusi menjadi lebih tinggi dibandingkan wilayah yang memiliki akses transportasi darat lebih baik.

Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Senin (10/8/2026). 

Pertemuan tersebut melibatkan Pemerintah Provinsi Kaltim, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Bulog, perangkat daerah terkait, serta perwakilan SPBU di Mahakam Ulu.

Dalam rapat itu, para pihak membahas langkah menjaga kelancaran distribusi BBM dan kebutuhan pokok masyarakat selama musim kemarau.

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Harga Beras Tembus Rp19 Ribu per Kilo, Pemprov Kaltim Grojok 52,4 Ton Beras ke Mahakam Ulu

Harga Beras Tembus Rp19 Ribu per Kilo, Pemprov Kaltim Grojok 52,4 Ton Beras ke Mahakam Ulu

Harga Beras Tembus Rp19 Ribu per Kilo, Pemprov Kaltim Grojok 52,4 Ton Beras ke Mahakam Ulu!

Kemarau Panjang, Akses Sungai ke Mahulu Terputus

Kemarau Panjang, Akses Sungai ke Mahulu Terputus

Kemarau Panjang, Akses Sungai ke Mahulu Terputus PROKAL.CO, SAMARINDA — Kemarau panjang membuat kondisi Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan T

Angela Minta Regulasi Mahakam Ulu Berangkat dari Persoalan Masyarakat

Angela Minta Regulasi Mahakam Ulu Berangkat dari Persoalan Masyarakat

Angela Minta Regulasi Mahakam Ulu Berangkat dari Persoalan Masyarakat PROKAL.CO, SAMARINDA — Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan T

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer