Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luas Panen Jagung Kaltim Turun 40 Persen pada 2026

M
Penulis: Muhamad Yamin❯
Panen jagung oleh kepolisian dari Polsek Sungai Pinang. Foto oleh Polsek Sungai Pinang.
Panen jagung oleh kepolisian dari Polsek Sungai Pinang. Foto oleh Polsek Sungai Pinang.

Advertisement

PROKAL.CO, SAMARINDA — Luas panen dan produksi jagung di Kalimantan Timur mengalami penurunan pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data sementara Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, luas panen jagung pipilan tercatat 1.260 hektare, turun 40,15 persen dibandingkan 2025 yang mencapai 2.110 hektare.

Kepala BPS Kalimantan Timur Mas'ud Rifai mengatakan, penurunan luas panen tersebut beriringan dengan berkurangnya produksi jagung pipilan kering. Pada 2026, produksi jagung dengan kadar air 14 persen diperkirakan mencapai 7.070 ton.

Angka itu turun 3.220 ton atau 31,29 persen dibandingkan produksi 2025 yang mencapai 10.290 ton. "Penurunan luas panen turut mempengaruhi produksi jagung di Kalimantan Timur. Pada 2026, luas panen tercatat sekitar 1.260 hektare dengan produksi 7.070 ton jagung pipilan kering," ujar Mas'ud, Senin 2 November 2026 dalam rilisnya. 

Advertisement

Data tersebut merupakan angka sementara hasil Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September 2026 yang dirilis BPS Kalimantan Timur pada 2 November 2026.

Secara bulanan, perkembangan luas panen dan produksi jagung sepanjang 2026 menunjukkan fluktuasi. Luas panen tertinggi terjadi pada September, yakni sekitar 200 hektare. Pada bulan yang sama, produksi jagung juga mencapai puncaknya sebesar 1.210 ton.

Setelah September, luas panen dan produksi mengalami penurunan cukup tajam. Pada Oktober, luas panen diperkirakan sekitar 30 hektare dengan produksi 140 ton. Sementara itu, pada November luas panen sekitar 30 hektare dengan produksi 160 ton. Angka Desember diperkirakan mencapai 40 hektare dengan produksi 210 ton. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer