KEBIJAKAN penghapusan fasilitas bagasi gratis 20 kilogram yang akan diterapkan Lion Air dan 10 kilogram oleh Wings Air, diharapkan tersosialisasi dengan benar. Lion Air juga diminta mengedukasi masyarakat agar kebijakan yang diambil bisa diterima dengan baik.
Dosen STIE Madani Bambang Saputra mengatakan, memungut biaya untuk bagasi sebenarnya sudah dilakukan maskapai AirAsia. Lion Air dan Wings Air melakukan hal yang sama. “Kalau lihat aturan Menteri Perhubungan, sebenarnya sah-sah saja. Cuma kan Lion Air dan Wings Air ini (masyarakat) yang menggunakan banyak. Apalagi untuk kalangan menengah ke bawah,” ujarnya, Rabu (9/1).
Untuk itu, sambungnya, butuh sosialisasi yang benar dan tepat. Jangan sampai memberlakukan aturan namun sosialisasi yang dilakukan minim. Sehingga masyarakat datang ke bandara kaget, tiba-tiba dipungut bagasi. Terlebih harga yang dipatok hampir sama dengan tiket pesawat.
“Kondusivitas di bandara bisa terganggu. Penting bagi pihak Lion Air dan Wings Air memberikan sosialisasi. Toh nantinya juga masyarakat paham. Tapi kalau melihat harga bagasi membuat harga tiket semakin mahal, ya kami pikir-pikir lagi menggunakan maskapai ini,” tuturnya.
Menurutnya, Lion Air dan Wings Air ini maskapai yang memiliki rute terbanyak. Ya, pasti ada yang mau tidak mau harus memberikan bagasi. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, dia menilai kebijakan tersebut kurang tepat diberlakukan. Bisa jadi orang malah lebih memilih naik kapal karena selisih yang sangat jauh.
“Ya mau dipungut boleh. Tapi, service-nya dibenahi dulu. Jangan sampai sudah dipungut biaya bagasi tapi masih delay. Lalu terjadi pencurian di tas konsumen yang masuk bagasi atau barang yang masuk bagasi tidak jelas ke mana. Kan banyak kasus itu yang penumpang Lion Air atau Wings Air alami. Paling tidak konsumen mengeluarkan uang lebih fasilitas yang diterima juga setimpal,” terangnya.
Salah satu penumpang Lion Air tujuan Makassar, Dewi (35) mengaku belum tahu aturan bagasi itu. “Saya tidak tahu kalau bagasi nantinya tidak gratis lagi. Ya kalau bayar, saya orang biasa-biasa malah tambah berat lagi membeli tiket pesawat,” serunya. (aji/ndu/k18)
Editor : wahyu-Wahyu KP