Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Optimistis Pariwisata Samarinda Makin Mantap, Ini Indikatornya

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 15 Juni 2019 - 18:47 WIB

SAMARINDA-Sejak beroperasinya Bandara Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto, pariwisata Samarinda kian menggeliat. Pariwisata memang salah satu sektor yang disiapkan untuk mendongkrak ekonomi Kaltim. Saat ini, kontribusi batu bara masih mendominasi 46 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Bumi Etam. Berbagai sektor disiapkan agar bisa mengurangi dominasi bisnis emas hitam, salah satunya pariwisata.

Berbagai upaya terus dilakukan untuk pengembangan objek-objek wisata yang ada di Kaltim khususnya Samarinda. Di Kaltim kunjungan wisatawan setiap tahun meningkat 7 persen. Tercatat, pada 2018 kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 55.600, sedangkan wisatawan nusantara dari target 5 juta, berhasil kedatangan mencapai 6,8 juta orang.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan, pihaknya mengakui saat ini fasilitas yang ada di objek-objek wisata Samarinda memang masih membutuhkan banyak pembenahan. Walaupun sejak ada Bandara APT Pranoto, pariwisata di Kota Tepian cukup terdongkrak.

“Contohnya susur Sungai Mahakam yang saat ini paling banyak diminati wisatawan,” ujarnya kepada Kaltim Post Rabu (12/6).

Rata-rata per bulan, tambahnya, objek ini bisa didatangi hingga 3.000 wisatawan. Sebelum ada Bandara APT Pranoto kunjungannya hanya 1.500-2.000 wisatawan. Peningkatannya cukup signifikan, begitu juga di objek lain seperti Desa Wisata Pampang. Untuk rencana pembaruan beberapa objek pasti sudah dipersiapkan.

“Banyak punya rencana, saat ini kita sedang berupaya mencari dana selain APBD (anggaran pendapatan dan belanja daerah) Kota Samarinda,” tuturnya.

Dia menjelaskan, pihaknya sedang berusaha mendapatkan porsi dari Kementerian Pariwisata melalui dana alokasi khusus (DAK). Utamanya pembaruan dermaga susur Sungai Mahakam. Fasilitas dari dermaga yang harus dilengkapi, sedangkan khusus dermaganya sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda. Rencananya pada 2020 dermaga tersebut akan direnovasi.

“Sedangkan kelengkapan, seperti taman, lampu dan sebagainya dari Dinas Pariwisata. Sehingga jika disetujui tahun depan akan diperbaiki oleh Dishub Samarinda dan dilengkapi fasilitasnya oleh kami,” jelasnya.

Menurutnya, dana dari APBD untuk pariwisata tahun ini saja hanya Rp 200 juta. Dari dana itu memang tidak ada untuk perbaikan dermaga susur sungai. Dana tersebut hanya dipakai untuk melengkapi fasilitas yang ada di Desa Wisata Pampang.

“Untuk tahun depan saya belum tau berapa jumlah anggaran yang dibutuhkan, yang jelas tidak terlalu besar. Seluruh perbaikan akan dilakukan bertahap, selain itu kami juga bekerjasama dengan pihak ketiga, seperti perusahaan, perbankan dan lainnya,” pungkasnya. (*/ctr)

Editor : izak-Indra Zakaria
#wisata samarinda #samarinda