Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kolaborasi Dua Anak Perusahaan SEAM Grup Garap Tambang di Kaltim

izak-Indra Zakaria • 2019-11-24 10:53:25

Setelah kurang lebih Sepuluh tahun mengembangkan bisnis batubara di Kalimantan Tengah, Jambi dan Bengkulu, SEAM Group melalui anak perusahaannya, PT Marwan Putra dan PT  SC Iron Indonesia (SCII) selaku kontraktor melakukan operasi terukur pada kegiatan tambang Marwan Putra yang persiapannya sudah dimulai sejak 6 bulan yang lalu. 

Direktur PT. Marwan Putra, Safwan, menjelaskan karena harga batubara sedang mulai membaik, pihaknya mulai melakukan penambangan secara terukur.  “Menurut hitung-hitungan kami, optimis dapat memberikan margin yang banyak. Hal tersebut disebabkan karena alat berat kami seperti excavator, dozer, dum truck dan lain-lain adalah milik sendiri,” katanya.

Rahmad Sukarna, direktur kontraktor khusus penambangan, SCII, secara umum menambahkan, perusahaannya tidak terlalu bergantung dengan harga batubara internasional. “Sebab kami telah memiliki kontrak-kontrak dengan harga flat, ditambah lagi sumberdaya peralatan tidak rental alias milik kami sendiri,’ kata dia.

 

Untuk diketahui PT Marwan Putra adalah  adalah konsesi tambang batu bara seluas 3.000 ha lebih di Muara Badak Marangkayu Kutai Kartanegara Kaltim. Yang sahamnya 100 persen dimiliki oleh PT Ragam Tambang Semesta, anak perusahaan SEAM Group. Lokasi tambang ini sangat strategis jika dilihat dari jarak tambang dengan pelabuhan khusus batu bara yang terletak di sungai Citra.

Asep Sulaeman Sabanda, CEO SEAM Group dalam arahannya kepada masing-masing direktur PT. Marwan Putra dan PT. SCII berpesan agar semaksimal mungkin, operasi tambang di Muara Badak dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat sekitar dan tetap menjaga kondusifitas lingkungan.

“Dimanapun SEAM Group berada, harus bisa bersenyawa dengan masyarakat sekitar dan memberikan nilai keunggulan bagi daerah tersebut,” katanya.  

SEAM Group adalah holding company yang memiliki diversifikasi usaha di bidang peternakan, infrastruktur, power plant, manufaktur boiler, batching plant, asphalt mixing plant, tambang batubara, stone crusher dan quary batu yang tersebar di banyak tempat di Indonesia. SEAM Group berencana melakukan IPO tahap pertama di tahun 2020 melalui sub-holding PT. Berkah Saksama Adikarya (BISA) dan IPO bidang energi terpadu di tahun 2021 atau paling lambat 2022 melalui sub-holding PT. Sumber Energi Mahesa Intiutama (SEMI). (pro)

Editor : izak-Indra Zakaria
#tambang