Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Tutup blanja.com, Telkom Sebut Upaya Transformasi

izak-Indra Zakaria • 2020-09-03 13:41:08
Photo
Photo

JAKARTA - Telkom sebagai pemilik situs e-commerce blanja.com memastikan akan menutup operasi portal belanja online tersebut mulai 1 September dan secara total akan tutup Oktober 2020 mendatang. Alasan penutupan tersebut dikarenakan perusahaan memilih beralih fokus pada bisnis e-commerce di segmen koroporasi dan UMKM dengan transaksi B2B.

Direktur Digital Business Telkom Fajrin Rasyid mengungkapkan bahwa kebijakan menutup ecommerce yang berdiri sejak 2014 tersebut merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk mengembangkan bisnis e-commerce ke arah yang lebih baik. "Hal ini juga sejalan dengan rencana strategi jangka panjang kami dalam rangka meningkatkan profitabilitas perusahaan," ujar Fajrin, kemarin (2/9).

Menurut Fajrin, perusahaan tengah fokus mengembangkan dan menangkap peluang bisnis e-commerce di segmen enterprise market. Langkah ini, salah satunya dilakukan melalui Pasar Digital (PaDi) UMKM. Platform ini akan menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal melalui pemanfaatan aplikasi digital untuk bisnis dan ekosistem UMKM.

Fajrin juga menjelaskan bahwa Telkom bersama delapan badan usaha milik negara (BUMN) lain tengah aktif menjalankan inisiatif Kementerian BUMN dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, melalui program tersebut. Selain itu, perusahaan juga mendukung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendibud) dalam pengadaan barang dan jasa sekolah yang dilakukan secara online melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).

SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Online Marketplace yang memiliki fitur tertentu untuk merealisasikan rencana kerja anggaran sekolah dan memenuhi kebutuhan Kemendikbud. Sistem ini juga mampu mengawasi penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sesuai ketentuan yang berlaku.

Fajrin menjelaskan bahwa Blanja.com akan menyelesaikan hal-hal yang terkait penyelesaian kemitraan bisnis retail sesuai dengan kesepakatan dan ketentuan yang berlaku. ”Demi menjamin kenyamanan serta hubungan baik kepada semua pihak," ujar Fajrin.

Sebagai informasi, situs Blanja.com masih bisa diakses hingga hari ini (2/9). Informasi pengentian pembelian sudah disampaikan per 1 September 2020 di platformnya seiring adanya perubahan strategi bisnis perusahaan. E-commerce tersebut mengatakan, konsumen masih bisa menyelesaikan pembelian, penjualan, pembayaran dan pengiriman yang masih dalam proses.

Perusahaan juga mengimbau pelanggannya untuk melakukan penarikan saldo pada Dompet BLANJA sebelum 30 September 2020. Penarikan saldo tersebut dapat dilakukan mulai 1 Oktober 2020 melalui pengiriman email ke support@blanja.com dengan email yang terdaftar di BLANJA. Pengguna wajib melampirkan file identitas diri seperti kartu identitas penduduk (KTP) dan fotocopy buku rekening untuk penarikan saldo.

Diluncurkan pada 2014, situs e-commerce ini diklaim memiliki keunggulan berupa produk yang ditawarkan ke pembeli sebagian besar merupakan produksi lokal. Layanan ini juga disebut terintegrasi dengan layanan eBay secara global. Alhasil, penetrasi penjualan produk yang tersedia pada situs ini mencakup wilayah yang lebih luas. (agf)

Editor : izak-Indra Zakaria
#ekonomi nasional